BISNIS  

Muslim Pro dan Maybank Syariah Hadirkan Gerakan #YukHaji dan Kajian Akbar di Jakarta

Jakarta, Nusantarapos – Di tengah tingginya minat masyarakat Muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji, survei terbaru Muslim Pro menemukan adanya kesenjangan antara keinginan dan kesiapan dalam mewujudkan ibadah haji. Sebanyak 65% responden mengaku jarang atau bahkan tidak pernah menabung secara rutin untuk kebutuhan Haji maupun Umrah, meskipun haji tetap menjadi salah satu tujuan hidup yang penting bagi mereka.

Untuk membantu menjembatani kesenjangan tersebut, Muslim Pro bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) meluncurkan gerakan #YukHaji sekaligus membuka pendaftaran “Langkah Baik”, sebuah kajian akbar gratis yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 28 Juni 2026. Terbuka untuk masyarakat umum dengan kapasitas hingga 600 peserta, acara ini menjadi bagian dari gerakan #YukHaji yang bertujuan mendorong lebih banyak Muslim Indonesia mulai merencanakan perjalanan menuju Baitullah secara lebih terstruktur dan realistis.

Kajian Akbar “Langkah Baik” dirancang bukan sebagai ajang peluncuran produk, melainkan sebagai ruang edukasi dan berbagi bagi masyarakat yang ingin memahami langkah-langkah praktis dalam mempersiapkan ibadah haji. Acara ini akan menghadirkan sesi kajian keislaman, berbagi pengalaman dari para key opinion leaders, talkshow interaktif, serta kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan mengenai perencanaan Haji yang lebih terarah.

Menurut Nafees Khundker, Group Managing Director Muslim Pro, hasil survei menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan finansial.

“Salah satu temuan paling menarik dari survei kami adalah bahwa keinginan untuk mempersiapkan Haji sebenarnya sudah ada. Lebih dari 8 dari 10 responden mengatakan mereka membutuhkan sarana yang dapat membantu merencanakan Haji dan Umrah, namun sebagian besar belum mulai menabung secara konsisten. Ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan terletak pada niat, melainkan bagaimana menemukan cara yang praktis untuk memulai,” ujar Nafees saat Konferensi Pers di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Inisiatif ini didukung oleh Amanah Pro, platform perencanaan Haji dan Umrah berbasis syariah yang dikembangkan Muslim Pro bersama Maybank Syariah. Diluncurkan pada Mei 2026, aplikasi ini membantu
pengguna menetapkan target perjalanan ibadah, membangun kebiasaan menabung secara terencana, serta memantau progres mereka melalui pengalaman digital yang terintegrasi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Romy H. Buchari, Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Muslim Pro sejalan dengan aspirasi strategis ROAR30 Maybank untuk menjadi institusi keuangan syariah global terkemuka melalui perluasan akses terhadap solusi keuangan syariah yang inovatif dan mudah dijangkau.

“Melalui kolaborasi ini, peran Maybank Indonesia adalah memastikan setiap langkah menuju Baitullah didukung oleh fondasi keuangan syariah yang kuat, aman, dan terpercaya. Dana yang ditabung melalui Amanah Pro ditempatkan pada rekening syariah yang diatur dan diawasi oleh OJK, sehingga nasabah dapat membangun kebiasaan menabung dengan lebih tenang dan percaya diri. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mengubah aspirasi berhaji menjadi rencana yang nyata melalui persiapan keuangan yang lebih terstruktur dan realistis,” ujar Romy.

Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur perbankan syariah Maybank yang telah diatur dan diawasi regulator dengan ekosistem digital Muslim Pro, sehingga menghadirkan pengalaman yang terintegrasi dalam mendukung kesiapan finansial sekaligus aspirasi spiritual pengguna.

Pengguna dapat mulai menabung untuk tujuan Haji dengan setoran awal sebesar Rp200.000.
Sebagai platform yang mendukung perencanaan Haji dan Umrah secara lebih terarah, Amanah Pro kini telah tersedia untuk diunduh melalui App Store maupun Google Play Store.