FILM  

MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer 402 Rumah Sakit Angker Korea

Konferensi pers Final Poster & Trailer "402 Rumah Sakit Angker Korea" di CGV Grand Indonesia/Foto: Arie

Jakarta, Nusantarapos – Pictures bersama Umbara Brothers Film menggelar acara konferensi pers yang dihadiri oleh jajaran pemain dan filmmakers. Pertemuan ini menandai perilisan Final Poster dan Final Trailer dari film horor “402 Rumah Sakit Angker Korea”.

Dalam Final Poster yang diluncurkan, sentuhan estetika Korea berpadu dengan atmosfer mistis yang sangat kental terasa begitu mencekam. Sorotan utama tertuju pada hadirnya sebuah boneka misterius berbaju tradisional Korea (Hanbok) dengan noda darah di sekitarnya, sebuah visual kuat yang langsung menjanjikan misteri kelam dari dalam koridor rumah sakit terbengkalai.

Sementara itu, Final Trailer yang ditayangkan berhasil membuka satu tabir baru yang mengejutkan. Meski penelusuran tim kreator konten Indonesia ini dilakukan di sebuah rumah sakit angker di Korea Selatan, film ini secara berani menyisipkan unsur mistis lokal yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia: permainan Jelangkung. Apakah kehadiran ritual pemanggilan arwah khas Nusantara di tanah asing ini akan menjadi puncak plot twist yang disiapkan?

Sutradara Anggy Umbara mengungkapkan bahwa perpaduan budaya horor ini adalah keputusan kreatif yang matang untuk memberikan kejutan baru bagi para penggemar film originalnya, Gonjiam: Haunted Asylum karya Jung Bum-Sik.

“Kami tidak ingin sekadar memindahkan cerita. Kehadiran boneka ber-hanbok dan ritual Jelangkung di dalam Rumah Sakit Yongwon adalah jembatan kultural yang membuat terornya terasa dekat sekaligus tak tertebak. Ini adalah eksperimen horor paling ambisius yang pernah saya arahkan,” jelas Anggy Umbara, Selasa (9/6/2026).

Aktor utama Arbani Yasiz juga membagikan pandangannya mengenai bagaimana karakter yang ia mainkan harus menghadapi teror psikologis yang bertingkat di dalam film ini.

“Di final trailer ini penonton bisa melihat kalau taruhannya sudah bukan lagi soal views atau popularitas, tapi bertahan hidup. Karakter Juna yang saya mainkan bakal membawa penonton merasakan langsung kepanikan saat sadar bahwa ritual lokal yang kita bawa justru memicu sesuatu yang jauh lebih gelap di sana. Tekanannya benar-benar terasa nyata sampai ke lokasi syuting,” ujar Arbani Yasiz.

Melanjutkan hal tersebut, Saputra Kori menambahkan betapa intensnya atmosfer yang dibangun demi menjaga kualitas remake yang tetap menghormati materi aslinya. “Setiap sudut Rumah Sakit Yongwon di film ini hadir untuk meneror mental. Visual boneka hanbok berdarah itu baru sebagian kecil; ketakutan saat adegan Jelangkung itu dimulai adalah momen di mana kami semua, bahkan sebagai aktor, merasa merinding beneran. Penonton bioskop harus bersiap untuk sebuah pengalaman yang sangat emosional,” ungkap Saputra Kori.

Kabar yang tak kalah membanggakan datang dari panggung sinema internasional. Sebelum
resmi meneror bioskop tanah air, “402 Rumah Sakit Angker Korea” dinyatakan berhasil lolos Official Selection di ajang bergengsi Bucheon International Fantastic Film Festival (BiFan) 2026 dan akan diputar dalam program bergengsi, Gala Presentation.

Untuk di kancah internasional, film ini akan menggunakan judul global Korean Haunted Hospital, sedangkan untuk penayangan di Korea Selatan akan menggunakan judul resmi 폐병원 402 (Pye byeong-won 402). Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan standar teror yang disajikan mampu bersaing di level sinema dunia.

“402 Rumah Sakit Angker Korea” siap membuka gerbang mistisnya secara serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026!