Barru, 16 Juli 2026 – Mencuci tangan sering dianggap sebagai kebiasaan sederhana. Namun, di balik kebiasaan tersebut tersimpan peran penting dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit. Pesan inilah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melalui program Sahabat CERIA (Cuci Tangan, Enggak Takut Kuman, Rajin Bersih, Ikut Jaga Kebersihan, Aku Hebat) di SDN 184 Barru, Dusun Lapusu, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa kelas I hingga VI tersebut berfokus pada edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya penerapan enam langkah cuci tangan yang benar sebagai upaya mencegah penularan penyakit sejak usia dini. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan demonstrasi secara langsung, siswa diajak memahami bahwa mencuci tangan bukan sekadar membilas tangan dengan air, tetapi harus dilakukan menggunakan langkah yang benar agar tangan benar-benar bersih.
Penanggung jawab program, Faradilla Taufik Nala, menjelaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok yang aktif berinteraksi sehingga penting untuk membiasakan perilaku mencuci tangan dengan benar sejak dini.
“Kami memilih fokus pada enam langkah cuci tangan karena kebiasaan sederhana ini merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. Harapannya, anak-anak tidak hanya mengingat langkah-langkahnya, tetapi juga membiasakannya sebelum makan, setelah dari toilet, maupun setelah beraktivitas,” ujar Faradilla.
Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga memperagakan enam langkah cuci tangan yang benar dan mengajak siswa mengikuti setiap gerakan secara bersama-sama. Suasana belajar yang dikemas secara interaktif membuat siswa antusias mengikuti demonstrasi serta aktif menjawab pertanyaan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Pihak SDN 184 Barru mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi peserta didik.
“Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena anak-anak dapat langsung mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar. Kami berharap kebiasaan baik ini terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujar salah seorang guru SDN 184 Barru.
Melalui program Sahabat CERIA, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan mencuci tangan dengan enam langkah yang benar dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari siswa. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu membentuk budaya hidup bersih dan sehat sekaligus menjadi upaya pencegahan berbagai penyakit di lingkungan sekolah maupun keluarga.

