KOTA SALATIGA, NUSANTARAPOS – Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) Pengprov Jawa Tengah, di bawah asuhan dan bimbingan Kancho Soengging Soerjasmoro selaku Founder & Chairman DKKI, sukses menggelar Kejuaraan Antar Pelajar se-Jawa Tengah. Ajang ini diikuti perwakilan dari 11 Kabupaten/Kota dengan total 150 atlet, yang mempertandingkan kategori Kata dan Kumite. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Salatiga yang ke-1.276, bertempat di GOR Gedung Tenis Kridonggo No. 1A Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026).
Pembukaan kejuaraan ini dihadiri oleh Ketua Dewan Guru DKKI Pusat, Shihan M. Mahmoed, Ketua Pengprov DKKI Jawa Tengah Sensei Bambang Totok Riyanto, jajaran pengurus KORMI Kota Salatiga, serta para pelatih dan pendamping atlet.
Dalam arahannya, Shihan M. Mahmoed menyampaikan pesan dari Ketua Umum DKKI Pusat, Senpai Tunggul Aryo Wibowo. “Diharapkan seluruh atlet bertanding secara sportif, menjunjung tinggi nama baik DKKI dengan semangat juang yang tinggi. Bagi para wasit dan juri, diharapkan memimpin pertandingan dengan adil, objektif, dan tidak memihak,” pesannya.
Shihan M. Mahmoed menambahkan, penyelenggaraan kali ini berjalan sangat baik sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) organisasi. “Mutu teknik yang ditampilkan atlet sangat bagus. Kami melihat banyak wajah baru bermunculan, meskipun atlet senior masih mendominasi pertandingan hari ini. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan penuh antusiasme,” ujarnya.
Ia berharap ajang ini menjadi awal perkembangan DKKI yang lebih pesat di Jawa Tengah secara umum, serta melahirkan atlet-atlet andalan yang siap bersaing di tingkat nasional. Khusus di Kota Salatiga, diharapkan DKKI dapat tumbuh lebih maju dan semakin dikenal masyarakat.

Momentum Pengembangan Kyokushin di Salatiga
Sementara itu, Ketua Pengprov DKKI Jawa Tengah Sensei Bambang Totok Riyanto menyambut baik antusiasme peserta yang luar biasa. “Semangat dan sportivitas atlet sangat terjaga. Tidak ada insiden maupun protes berlebihan, semua berjalan aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sensei Bem’s menjelaskan, target utama kegiatan ini adalah pengembangan dan pemasalan DKKI di Kota Salatiga. “Keanggotaan DKKI di KORMI Kota Salatiga masih tergolong baru, dan jumlah dojo masih terbatas. Selain itu, aliran Kyokushin di Salatiga belum begitu populer. Maka event ini menjadi momentum khusus untuk mengenalkan Kyokushin kepada masyarakat Salatiga,” jelasnya.
Penyelenggaraan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari KORMI Kota Salatiga dan Pemerintah Kota Salatiga. Pihak KORMI berkomitmen memberikan jadwal khusus bagi DKKI Kota Salatiga untuk menyelenggarakan kejuaraan rutin setiap tahun, baik tingkat provinsi maupun nasional, demi memperkuat kepercayaan dan kolaborasi ke depan. (Aryo).

