SIDENRENG RAPPANG – Tawa dan semangat siswa kelas IV UPT SDN 4 Belawae memenuhi ruang kelas saat mereka mengikuti gerakan demi gerakan enam langkah mencuci tangan. Dengan penuh antusias, para siswa menirukan setiap instruksi yang diberikan dalam Program TEPAT (TErapkan Perilaku Ayo Cuci Tangan), sebuah program edukasi kesehatan yang diinisiasi oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 69 dari Program Studi Pendidikan Dokter, Annisa Putri Azmi, pada Kamis, 23 Juli 2026.
Sebanyak 32 siswa mengikuti kegiatan yang dirancang untuk mengubah kebiasaan sederhana menjadi investasi kesehatan jangka panjang. Tidak hanya mengajarkan cara mencuci tangan yang benar, program ini juga membangun pemahaman bahwa tangan yang bersih merupakan benteng pertama dalam mencegah penularan berbagai penyakit yang sering dialami anak usia sekolah.
Berbeda dengan penyuluhan yang hanya berfokus pada penyampaian materi, Program TEPAT mengajak siswa belajar melalui pengalaman langsung. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, serta manfaatnya dalam menjaga kesehatan. Suasana belajar semakin hidup ketika siswa diajak bermain sambil belajar, berdiskusi, dan mempraktikkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar World Health Organization (WHO).
Praktik langsung menjadi bagian yang paling menarik bagi para peserta. Dengan menggunakan sabun dan air mengalir, setiap siswa mempraktikkan gerakan mencuci tangan sambil mendapat pendampingan hingga seluruh tahapan dilakukan dengan benar. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan, bukan sekadar menambah pengetahuan.
Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, siswa kembali mengerjakan post-test setelah seluruh rangkaian edukasi selesai. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus lebih percaya diri mempraktikkan kebiasaan mencuci tangan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab program, Annisa Putri Azmi, menjelaskan bahwa kebiasaan mencuci tangan sering kali dianggap sepele, padahal memiliki peran besar dalam menurunkan risiko penyakit menular.
“Anak-anak adalah generasi yang sedang membentuk kebiasaan. Ketika mereka memahami mengapa harus mencuci tangan dan mampu melakukannya dengan benar, kebiasaan itu akan terbawa hingga dewasa. Harapan kami, mereka juga dapat mengajak keluarga dan teman-temannya untuk menerapkan kebiasaan yang sama,” ungkap Annisa.
Program TEPAT merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pihak sekolah, edukasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, tetapi menjadi awal terbentuknya budaya hidup bersih di lingkungan sekolah.
Melalui langkah sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun, siswa tidak hanya belajar menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Dari kebiasaan kecil inilah diharapkan lahir generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan dan pencegahan penyakit sejak usia dini.

