Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Bijak Bermedia Sosial dan Mengelola Emosi di Desa Teteaji.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Bijak Bermedia Sosial, Cerdas Beremosi” di MTs DDI Al-Barakah, Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para seluruh siswa, mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 dengan tujuan meningkatkan literasi digital sekaligus kemampuan regulasi emosi dalam menggunakan media sosial.

Program ini juga turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) Materi yang disampaikan meliputi dampak positif dan negatif media sosial, pentingnya berpikir sebelum mengunggah atau membagikan informasi, mengenali emosi saat berinteraksi di dunia digital, serta strategi sederhana untuk mengelola emosi agar terhindar dari perilaku impulsif maupun cyberbullying . Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, gamifikasi, dan sesi tanya jawab.

Penanggung jawab program, Muhammad Ersandi menjelaskan bahwa remaja merupakan kelompok yang aktif menggunakan media sosial dan memiliki perkembangan emosional yang berada di puncak, sehingga perlu dibekali kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus mampu mengelola emosi dengan tepat. “Media sosial dapat menjadi sarana belajar dan berkarya apabila digunakan secara bijak. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa mampu berpikir kritis sebelum berinteraksi di dunia digital serta dapat mengendalikan emosinya dalam berbagai situasi,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK berharap bahwa siswa Mts PP DDI Albarakah dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu mengelola emosi dengan baik sehingga terhindar dari dampak negatif interaksi digital, serta tetap produktif dalam memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif. Pihak sekolah pun menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.