Madiun – Babinsa di jajaran Korem 081/DSJ terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Pendampingan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat (TNI AD) terhadap masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.
“Pendampingan terhadap para petani merupakan kepedulian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat dan juga komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan,” kata Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
Selain itu, keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian juga merupakan implementasi nyata peran TNI AD melalui pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Babinsa tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung program strategis nasional, salah satunya ketahanan pangan,” jelas Ismail.
“Pendampingan yang dilakukan di lapangan diharapkan mampu memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas sehingga ketahanan pangan daerah maupun nasional semakin kuat,” imbuhnya.
Menurut Kapenrem, sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas produksi pangan di wilayahnya.
Melalui langkah sederhana yang dimulai dari sawah-sawah desa, semangat gotong royong antara Babinsa dan petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

