Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Tingkatkan Literasi Konsumsi Gula melalui Permainan Edukatif “Misi Detektif Gula” di UPT SD Negeri 6 Kulo

SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Bina Baru melaksanakan program kerja bertajuk “Peningkatan Literasi Konsumsi Gula pada Minuman melalui Permainan Edukatif Misi Detektif Gula” pada 23 Juli 2026 di UPT SD Negeri 6 Kulo, Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini menyasar siswa kelas III dan dilaksanakan melalui koordinasi dengan Kepala UPT SD Negeri 6 Kulo serta wali kelas sebagai upaya meningkatkan literasi siswa mengenai konsumsi gula pada minuman dan mendorong kebiasaan memilih minuman yang lebih sehat sejak dini.

Kegiatan diawali dengan pembagian siswa ke dalam tiga kelompok untuk mengikuti permainan edukatif “Misi Detektif Gula”. Setiap kelompok diminta mengidentifikasi berbagai jenis minuman yang dapat dikonsumsi setiap hari dan minuman yang sebaiknya dibatasi karena mengandung gula tinggi. Selama permainan berlangsung, siswa berdiskusi untuk menentukan jawaban sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendorong kerja sama antarpeserta.

Setelah permainan selesai, mahasiswa memberikan edukasi mengenai dampak konsumsi gula berlebih terhadap kesehatan, pentingnya membatasi konsumsi minuman berpemanis, serta cara memilih minuman yang lebih sehat. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh siswa.

Penanggung jawab program kerja, Resky Amaliya Thasyia, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa permainan dipilih sebagai media pembelajaran agar materi kesehatan lebih menarik bagi anak-anak. “Melalui Misi Detektif Gula, kami ingin mengenalkan kepada siswa bahwa tidak semua minuman aman dikonsumsi setiap hari. Harapannya, mereka dapat lebih bijak dalam memilih minuman dan mulai membiasakan pola konsumsi yang lebih sehat sejak usia dini,” ujarnya.

Kepala UPT SD Negeri 6 Kulo menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran melalui permainan membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. “Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan permainan. Materi yang disampaikan juga mudah dipahami karena dikemas secara menarik. Kami berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar siswa semakin sadar pentingnya memilih makanan dan minuman yang sehat,” tuturnya.

Sebagai evaluasi, kegiatan diakhiri dengan kuis interaktif untuk mengukur pengetahuan siswa setelah mengikuti permainan dan penyampaian edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketiga kelompok mengalami peningkatan pengetahuan mengenai konsumsi gula pada minuman. Salah seorang siswa kelas III mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Permainannya seru dan saya jadi tahu minuman mana yang boleh diminum setiap hari dan mana yang harus dikurangi. Saya juga mau lebih sering minum air putih,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan memilih minuman yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi langkah awal dalam mencegah berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang.