TMMD  

Tahap Finishing RTLH Mbah Kasiman Hampir Usai, Bukti Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

BOJONEGORO – Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Mbah Kasiman (70), warga Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, kini hampir memasuki tahap penyelesaian akhir. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Satgas TMMD bersama warga terus menyelesaikan pekerjaan finishing, salah satunya pengacian lantai keramik yang menjadi bagian penting untuk menyempurnakan kualitas hunian. Tahapan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan TNI dan rakyat terus terjaga hingga pekerjaan mendekati garis akhir.

Sejak awal pembangunan hingga tahap finishing, Satgas TMMD dan masyarakat bahu-membahu mengubah rumah yang sebelumnya kurang layak menjadi hunian yang lebih kokoh, bersih, dan nyaman. Pengacian lantai keramik dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasil akhir memberikan kenyamanan bagi Mbah Kasiman saat menempati rumah tersebut. Tidak hanya memperbaiki bangunan, proses rehabilitasi ini juga menghadirkan suasana kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat Desa Kesongo.

Dan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan RTLH merupakan hasil sinergi antara TNI dan masyarakat. “Tahap finishing menjadi bagian akhir yang harus diselesaikan dengan baik. Kami tetap menjaga kualitas pekerjaan agar rumah ini benar-benar siap dihuni. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan gotong royong warga yang bersama-sama membantu proses pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Mbah Kasiman mengaku sangat bersyukur dengan perubahan rumahnya. “Saya sangat bahagia melihat rumah ini hampir selesai. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan warga yang telah membantu dengan ikhlas. Rumah ini menjadi harapan baru bagi saya,” tuturnya.

Hampir selesainya tahap finishing RTLH Mbah Kasiman menjadi gambaran nyata keberhasilan Program TMMD Ke-129 dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Rumah yang dahulu kurang nyaman kini berubah menjadi hunian yang lebih layak dan bermartabat. Melalui kemanunggalan TNI dan rakyat, semangat gotong royong terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, sejahtera, dan penuh kepedulian.