BOJONEGORO – Produk olahan pisang bernama “Renjana” menjadi bukti semangat baru perempuan Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, dalam mengembangkan potensi lokal melalui kegiatan nonfisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Melalui pelatihan pengolahan pisang yang digelar di Balai Desa Kesongo, Rabu (29/7/2026), ibu-ibu PKK belajar menciptakan produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Pelatihan menghadirkan Kristin Gading dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Gading sebagai narasumber. Para peserta diberikan pembekalan mulai dari teknik memilih bahan baku, proses pembuatan keripik pisang yang higienis, pengemasan yang menarik, hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TMMD dalam membangun sumber daya manusia di desa. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga dengan memberikan keterampilan yang mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Kehadiran Renjana bukan sekadar menghadirkan camilan berbahan pisang, tetapi menjadi simbol kreativitas, kerja keras, dan harapan baru bagi perempuan Desa Kesongo. Melalui dukungan TMMD Ke-129, para Srikandi Kesongo diharapkan mampu mengembangkan UMKM berbasis potensi desa yang dapat memperkuat ekonomi keluarga serta membawa produk lokal semakin dikenal.

