BOJONEGORO – Di balik aktivitas pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, tersimpan kisah haru dan penuh makna bagi keluarga Ibu Tini (52), warga Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Kamis (30/7/2026), prajurit Satgas TMMD bersama masyarakat kembali melanjutkan renovasi rumah tersebut dengan semangat gotong royong.
Bagi para prajurit, pekerjaan memperbaiki rumah bukan sekadar menyusun bata dan mengaduk semen. Setiap tahapan yang dilakukan menjadi bentuk pengabdian untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat. Rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi keluarga Ibu Tini.
Kebahagiaan terpancar dari wajah Ibu Tini saat melihat rumahnya mulai mengalami perubahan. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan serta kepedulian Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro. Menurutnya, kehadiran para prajurit memberikan arti besar bagi keluarganya dan menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.
Prada Servasius Nyaman Ndao menyampaikan bahwa proses renovasi RTLH milik Ibu Tini telah mencapai sekitar 70 persen. Satgas TMMD masih akan melanjutkan pengerjaan beberapa bagian, seperti plester lantai, pemasangan keramik, dan penyelesaian jendela agar rumah tersebut segera selesai dan dapat dihuni dengan nyaman.
Program RTLH TMMD Ke-129 menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebahagiaan dan kepedulian di tengah masyarakat. Melalui kerja bersama antara prajurit dan rakyat, sebuah rumah sederhana mampu menjadi simbol harapan, kebersamaan, dan kemanunggalan yang nyata.

