TMMD  

Di Bawah Cahaya Malam Tugu Prasasti TMMD Mulai Diwujudkan

Banjarnegara – Ketika sebagian besar aktivitas warga mulai terhenti dan suasana malam menyelimuti Desa Gumelem Kulon, sejumlah pekerja justru masih berjibaku di lokasi TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, Senin (10/08/2026).

Di bawah penerangan lampu, pembangunan tugu prasasti TMMD terus dikerjakan. Tangan-tangan yang sejak pagi bergelut dengan berbagai sasaran fisik kini kembali bekerja untuk menyelesaikan sebuah bangunan yang kelak bukan sekadar menjadi tugu, tetapi juga menjadi penanda sejarah pelaksanaan TMMD di Desa Gumelem Kulon.

Panlak TMMD, Wondo, terlihat memantau jalannya pekerjaan. Pembangunan tugu prasasti dilakukan dengan penuh ketelitian agar setiap bagian dapat berdiri kokoh dan memiliki tampilan yang rapi.

Suasana malam di lokasi pembangunan terasa berbeda. Cahaya lampu menerangi material dan area pekerjaan. Sesekali terdengar suara alat kerja, sementara para pekerja terus menyelesaikan bagian demi bagian tugu.

Bagi mereka, bekerja malam bukan sekadar mengejar penyelesaian bangunan. Ada keinginan agar seluruh rangkaian pembangunan TMMD dapat meninggalkan hasil yang baik bagi masyarakat.

Tugu prasasti tersebut nantinya diharapkan menjadi pengingat bahwa pernah ada sebuah program pembangunan yang mempertemukan TNI dan masyarakat dalam semangat gotong royong.

Selama pelaksanaan TMMD, masyarakat Gumelem Kulon tidak hanya menjadi penerima manfaat. Warga ikut turun tangan membantu berbagai pekerjaan, mulai dari mengangkut material, memasang bekisting, mengaduk semen, hingga membantu pengecoran.

Semangat yang sama juga terlihat dalam pembangunan tugu prasasti. Meskipun dikerjakan pada malam hari, pekerjaan tetap dilakukan dengan penuh semangat.

Di kawasan yang sama, Satgas TMMD juga terus menyelesaikan sasaran utama berupa rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter, selain berbagai sasaran fisik lainnya.

Rabat beton tersebut nantinya menjadi akses penting bagi masyarakat Dusun Kunir RT 01/09 dan sekitarnya. Sementara tugu prasasti akan menjadi bagian yang mengabadikan cerita di balik pembangunan tersebut.

Bertahun-tahun setelah TMMD selesai, mungkin jalan rabat beton akan tetap digunakan warga. Anak-anak akan melintas menuju sekolah, petani membawa hasil pertanian, dan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Begitu pula tugu prasasti, yang diharapkan tetap berdiri sebagai pengingat tentang bagaimana TNI dan rakyat pernah menyatukan tenaga untuk membangun desa.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara bukan hanya meninggalkan pembangunan fisik, tetapi juga cerita tentang kebersamaan.

Dan malam itu, di bawah cahaya lampu yang sederhana, sebuah bagian dari cerita tersebut mulai diabadikan dalam bentuk tugu prasasti.(Pendimbna).