TMMD  

Menuju 100 Persen, Satgas TMMD Sempurnakan RTLH dengan Ketelitian dan Kualitas

BOJONEGORO – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus bergerak menuju penyelesaian. Pada Sabtu (1/8/2026), Satgas TMMD melanjutkan pekerjaan tahap finishing di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Dengan progres pembangunan mencapai sekitar 85 persen, seluruh personel kini memusatkan perhatian pada penyempurnaan setiap detail pekerjaan agar hasil akhir benar-benar berkualitas.

 

Sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan. Lantai rumah telah dipasang keramik, dinding selesai diplester dan dicat, sedangkan teras telah terbentuk dan tinggal menunggu pemasangan keramik. Kusen pintu dan jendela juga telah terpasang, sementara tahap akhir difokuskan pada pemasangan daun pintu dan jendela aluminium. Setiap proses dilakukan secara cermat untuk memastikan rumah siap dihuni dalam kondisi terbaik.

 

Dan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa kualitas menjadi prinsip utama hingga pekerjaan selesai. “Kami ingin setiap rumah yang dibangun melalui TMMD memiliki mutu yang baik dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi penghuninya. Karena itu, pada tahap finishing ini setiap detail diperiksa kembali agar hasilnya benar-benar maksimal saat diserahkan kepada warga,” ujarnya.

 

Penerima bantuan RTLH menyampaikan rasa syukur melihat rumahnya yang hampir selesai. “Rumah kami sekarang sudah jauh lebih baik. Pengerjaannya sangat rapi dan teliti. Kami merasa bahagia karena sebentar lagi bisa menempati rumah yang nyaman bersama keluarga. Terima kasih kepada Satgas TMMD dan warga yang telah membantu tanpa kenal lelah,” ungkapnya.

 

Melalui semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat, Program TMMD Ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus menghadirkan pembangunan yang berkualitas. Dengan penyelesaian tahap finishing yang semakin mendekati 100 persen, RTLH di Desa Kesongo siap menjadi hunian yang layak sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.