TMMD  

Bincang Hangat di Lokasi TMMD 129, Ketua Tim Wasev Tanyakan Peran dan Kesan Mahasiswi KKN Unisda Soal Kehadiran Satgas di Desa Tlemang

​DESA TLEMANG – Di sela-sela agenda peninjauan sasaran fisik dan non-fisik TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev), Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Priyo Suseno (Waaster Kasal), beserta rombongan menyempatkan diri berdiskusi dan berkomunikasi secara langsung dengan mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan yang sedang bertugas di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.

​Suasana diskusi berlangsung santai, penuh kehangatan, dan interaktif di lokasi kegiatan. Jenderal bintang satu tersebut secara khusus menyapa dan bertanya langsung kepada dua perwakilan mahasiswi KKN Unisda, Lala dan Fitri, mengenai tanggapan serta dampak kehadiran prajurit Satgas TMMD ke-129 selama mereka menjalankan program pengabdian masyarakat di desa tersebut.

​Dalam komunikasi langsung tersebut, Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Priyo Suseno menggali pandangan para mahasiswi terkait sinergi di lapangan antara program KKN kampus dan program TMMD yang digalang Kodim 0812/Lamongan. Diskusi ini bertujuan untuk memastikan bahwa keberadaan Satgas TMMD 129 tidak hanya memberikan dampak fisik pada bangunan, tetapi juga membangun ikatan sosial yang positif dengan seluruh elemen pengabdi di perdesaan.

​Ketua Tim Wasev TMMD 129, Laksamana Pertama TNI Albertus Agung Priyo Suseno, mengapresiasi semangat para mahasiswa yang turut aktif mendampingi masyarakat Desa Tlemang.

​”Kami sengaja berdiskusi langsung dengan adik-adik mahasiswi KKN Unisda, Mbak Lala dan Mbak Fitri, untuk mendengar perspektif generasi muda akademisi tentang kehadiran Satgas TMMD ke-129 di Desa Tlemang. Sinergi antara TNI dan elemen mahasiswa KKN di lapangan sangat positif. Kolaborasi ini membuktikan bahwa membangun desa butuh kerja sama semua pihak, baik prajurit di lapangan maupun akademisi yang membawa inovasi pemikiran untuk kemajuan warga,” tegas Laksma TNI Albertus Agung Priyo Suseno.

​Menjawab pertanyaan langsung dari Ketua Tim Wasev, Lala dan Fitri membagikan pengalaman serta pandangan mereka selama berinteraksi dan bergotong royong bersama prajurit Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan di Desa Tlemang.​Lala, salah seorang mahasiswi KKN Unisda, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap etos kerja dan keramahan para prajurit TNI di lokasi penugasan.

​”Kehadiran bapak-bapak Satgas TMMD ke-129 sangat membantu dan mempermudah program-program KKN kami di Desa Tlemang. Beliau-beliau sangat ramah, disiplin, dan selalu siap membantu warga maupun kami saat berkegiatan. Suasana desa jadi jauh lebih hidup dan semangat gotong royong warga meningkat pesat sejak ada TMMD,” ungkap Lala di hadapan Ketua Tim Wasev.

​Senada dengan kawan kuliahnya, Fitri menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang dikerjakan TNI memberikan kenyamanan nyata bagi mobilitas mereka selama menjalankan KKN.

​”Pembangunan jalan rabat beton dan fasilitas air bersih dari TMMD 129 benar-benar terasa manfaatnya bagi kami dan warga desa. Bapak-bapak TNI juga sangat menyatu dengan masyarakat, sering bertepuk sapa dan berdiskusi. Ini jadi pengalaman lapangan yang sangat berharga bagi kami mahasiswa KKN Unisda,” tambah Fitri dengan tersenyum.

​Diskusi hangat antara Tim Wasev dan mahasiswi KKN Unisda ini menegaskan bahwa keberadaan TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan berhasil menciptakan iklim kemitraan yang humanis, inklusif, dan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat di Desa Tlemang.