Breaking News
RTLH TMMD 128 Jadi Implementasi Nyata Nawa Cita Prabowo di Desa Kejar Target Penyelesaian, Satgas TMMD 129 Kebut Pengerjaan RTLH Ibu Siswati di Dusun Bakon Hingga Tahap Pemasangan Keramik ​DUSUN BAKON – Menjelang purna tugas, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan terus menggejot percepatan pengerjaan sasaran fisik perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satunya berada di kediaman Ibu Siswati, warga Dusun Bakon, Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, yang kini telah resmi memasuki tahapan pemasangan keramik lantai. ​Pengerjaan bagian dalam rumah ini dilakukan secara maraton oleh prajurit TNI bersama warga setempat guna memastikan seluruh proses renovasi tuntas tepat waktu dengan kualitas hasil bangunan yang rapi, bersih, dan kokoh. ​Di lokasi pengerjaan RTLH Dusun Bakon, personel Satgas TMMD 129 tampak cekatan meratakan adonan semen (plesteran) lantai sebelum lembaran keramik dipasang satu per satu secara presisi. Tahapan pemasangan keramik ini menjadi momen penting transformasi rumah Ibu Siswati—dari yang dulunya beralaskan tanah atau semen rapuh, kini berubah menjadi lantai keramik yang bersih dan mudah dirawat. ​Meskipun pengerjaan dikebut demi mengejar jadwal penyelesaian akhir (finishing), faktor ketelitian dan kesimetrisan garis keramik tetap diperhatikan secara ketat agar memberikan kenyamanan maksimal bagi keluarga penghuni.​Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menegaskan bahwa percepatan pengerjaan rumah Ibu Siswati di Dusun Bakon dilakukan tanpa mengurangi standar mutu bangunan. ​”Saat ini personel Satgas TMMD 129 fokus menyelesaikan pemasangan keramik lantai di rumah Ibu Siswati, Dusun Bakon. Pengerjaan memang terus kita kebut, namun kerapian dan kualitas pasangan keramik tetap menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan bahwa ketika diserahterimakan nanti, rumah ini benar-benar bersih, sehat, dan siap dihuni dengan nyaman oleh Ibu Siswati sekeluarga,” tegas Lettu Czi Jamil. ​Progres pengerjaan yang kian mendekati sempurna ini disambut rasa haru dan bahagia oleh Ibu Siswati. Ia mengaku tidak menyangka rumah tinggalnya di Dusun Bakon kini tampil bersih dan rapi berkat uluran tangan prajurit TNI.​Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Siswati mengutarakan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota Satgas TMMD 129 Kodim 0812/Lamongan. ​”Saya sangat senang dan terharu melihat lantai rumah saya sekarang sudah mulai dipasang keramik oleh bapak-bapak TNI. Dulu rumah saya sangat prihatin, tapi sekarang dibikin jadi bagus, kuat, dan bersih sekali. Terima kasih banyak kepada Satgas TMMD 129 dan warga Dusun Bakon yang sudah bekerja keras memperbaiki rumah saya,” ungkap Ibu Siswati penuh syukur. ​Melalui percepatan penuntasan rumah Ibu Siswati di Dusun Bakon ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan membuktikan komitmen nyatanya dalam menghadirkan hunian yang layak sekaligus mempererat Kemanunggalan TNI dengan rakyat di pelosok perdesaan. Danki Satgas TMMD 129 Pantau Langsung Pembangunan Tandon Air di Dusun Bakon ​Satu Arah, Satu Langkah: Satgas TMMD 129 Kodim Lamongan Gotong Royong Makmurkan Mushola Desa Tlemang ​Putih Merah SDN 1 Tlemang Jadi Saksi, Keteladanan Satgas TMMD 129 Tanamkan Disiplin dan Wasbang Bagi Siswa
TMMD  

Hadirkan Akses Air Bersih, Program TMMD TNI Targetkan Pembangunan Tandon Selesai Tepat Waktu

​DUSUN BAKON – Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-129, Lettu Czi Jamil, turun langsung ke lapangan untuk memantau secara intensif perkembangan pembangunan tandon air bersih di Dusun Bakon, Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Pengawasan ketat ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pengerjaan fisik sarana penampungan air tersebut berjalan lancar, presisi, dan sesuai standar teknis yang direncanakan.

 

​Pembangunan tandon air di Dusun Bakon menjadi salah satu sasaran fisik strategis program TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan guna mengatasi permasalahan krisis air bersih dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat perdesaan.​Di lokasi pembangunan, Lettu Czi Jamil mengecek secara detail setiap sudut struktur fisik tandon air, mulai dari ketebalan plesteran dinding, kualitas pengecoran penampung, hingga kesiapan sistem perpipaan dan instalasi pengalir air. Peninjauan secara berkala ini penting untuk memastikan tidak ada celah kebocoran serta menjamin ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

 

​Selain memantau teknis pengerjaan, Danki Satgas juga memberikan arahan langsung kepada para prajurit TNI dan warga yang sedang bergotong royong di lokasi agar tetap mengutamakan faktor keselamatan kerja dan kerapian hasil akhir (finishing).​Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menegaskan pentingnya pemantauan rutin pada proyek infrastruktur vital seperti tandon air.

 

​”Kami terus melakukan pemantauan melekat pada pembangunan tandon air di Dusun Bakon ini untuk memastikan proses pengerjaan berjalan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan. Tandon air ini merupakan kebutuhan vital warga, sehingga kami dari Satgas TMMD 129 Kodim 0812/Lamongan berkomitmen memberikan hasil terbaik yang kokoh, rapi, dan siap digunakan masyarakat untuk jangka waktu yang lama,” tegas Lettu Czi Jamil di lokasi peninjauan.

 

​Kehadiran Danki Satgas yang rutin memantau dan menyapa warga di lokasi pembangunan memberikan suntikan semangat bagi masyarakat Dusun Bakon yang ikut serta dalam pengerjaan gotong royong. Warga merasa tenang dan yakin bahwa sarana air bersih di kampung mereka dikerjakan dengan penuh keahlian dan kepedulian.​Salah seorang tokoh masyarakat Dusun Bakon mengutarakan rasa terima kasihnya atas perhatian dan pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak Satgas TMMD.

 

​”Kami sangat mengapresiasi kerapian dan kedisiplinan bapak-bapak TNI. Danki Satgas TMMD 129 selalu hadir mengecek langsung pengerjaan tandon air ini. Pembangunannya sangat cepat dan terlihat sangat kokoh. Kami warga Dusun Bakon sudah tidak sabar untuk memanfaatkan fasilitas air bersih ini,” ungkapnya gembira.

 

​Melalui pemantauan berkelanjutan ini, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan optimis pembangunan tandon air di Dusun Bakon dapat tuntas 100 persen dan segera diserahterimakan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup serta kesehatan masyarakat perdesaan.