Urat Nadi Perekonomian Perdesaan: Rabat Beton 1,2 Km TMMD 129 Tingkatkan Mobilisasi Hasil Panen Petani Lamongan

LAMONGAN – Karya nyata Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,2 kilometer di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, kini resmi beroperasi penuh sebagai penyangga utama perekonomian perdesaan. Jalan cor sepanjang 1.200 meter ini menjadi jalur distribusi pertanian vital bagi masyarakat setempat.
Sebagian besar warga Desa Tlemang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan seperti jagung, padi, dan hasil bumi lainnya. Selama bertahun-tahun, potensi ekonomi daerah tersebut terhambat akibat tingginya biaya angkut logistik yang disebabkan oleh kondisi jalan menuju sentra pertanian yang rusak parah.
Melalui program terpadu TMMD 129, hambatan ekonomi tersebut berhasil diselesaikan secara permanen. Pengecoran jalan rabat beton sepanjang 1,2 kilometer yang dikerjakan secara bergotong royong oleh TNI dan masyarakat berhasil mengubah jalur ekstrem menjadi jalan mulus yang aman dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dengan berdirinya jalan beton baru sepanjang 1,2 km ini, pengerahan kendaraan pengangkut hasil pertanian dari area ladang menuju pasar atau tengkulak kini dapat dilakukan dengan sangat efisien. Biaya transportasi angkut panen yang sebelumnya membengkak akibat sulitnya medan kini dapat ditekan secara signifikan.
Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., memberikan apresiasi tinggi atas rampungnya jalan rabat beton sepanjang 1,2 kilometer karya Satgas TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan dalam mendukung akselerasi ekonomi daerah.
”Pemerintah Kabupaten Lamongan sangat berterima kasih atas karya nyata Satgas TMMD 129. Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,2 km di Desa Tlemang ini bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan membangun urat nadi perekonomian warga. Dengan jalan yang sudah mulus ini, mobilisasi hasil pertanian makin lancar, biaya distribusi berkurang, dan pendapatan petani pasti meningkat,” tutur Bupati Yuhronur Efendi.
Sejumlah petani lokal mengekspresikan rasa lega dan bahagianya saat menjajal jalan beton baru tersebut. Mereka mengaku kini dapat mengangkut puluhan karung hasil panen jagung dalam satu kali jalan tanpa perlu khawatir kendaraan mogok atau tergelincir.
Pengerjaan jalan cor sepanjang 1,2 km ini juga diperkuat dengan pembuatan bahu jalan serta sistem drainase di kanan-kiri jalur guna mencegah erosi air hujan, sehingga ketahanan struktur beton terjamin hingga bertahun-tahun ke depan.
Sinergi antara Pemkab Lamongan, Kodim 0812/Lamongan, dan partisipasi aktif warga dalam menuntaskan jalan 1,2 km ini membuktikan efektivitas pola pembangunan manunggal dalam menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.Keberadaan jalan rabat beton 1,2 km ini diharapkan memicu pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di Desa Tlemang, mendorong kemandirian warga, serta mengukuhkan Desa Tlemang sebagai kawasan perdesaan yang produktif dan sejahtera.
