TMMD  

Keheningan yang Meninggalkan Kenangan Manis: Potret Desa Tlemang Pasca Kepulangan Satgas TMMD ke-129

Keheningan yang Meninggalkan Kenangan Manis: Potret Desa Tlemang Pasca Kepulangan Satgas TMMD ke-129

0-3840×2160-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;illum:2 scene:22 humanIn:0;

​LAMONGAN – Ada nuansa berbeda yang menyelimuti Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, pasca berfajarnya hari pertama setelah penutupan resmi TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan. Desa yang selama sebulan penuh tampak amat hidup dan semarak kini kembali ke dalam irama keheningan perdesaan yang sunyi.

​Lambaian tangan dan tangis keharuan saat melepas truk-truk pengangkut pasukan Satgas TMMD 129 menyisakan rasa kehilangan yang cukup mendalam bagi warga lokal.

​Halaman-halaman rumah warga yang biasanya dijadikan tempat berkumpul prajurit TNI usai beraktivitas seharian kini tampak sepi dari keriuhan.

​Anak-anak desa yang biasanya riang gembira bermain dan bercengkerama dengan para prajurit loreng di sore hari kini kehilangan sosok teman serta pelindung yang ceria.

​Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., menilai bahwa suasana sepi yang dirasakan warga merupakan tanda keberhasilan Kemanunggalan TNI dengan rakyat secara emosional.

​”Rasa sepi dan rindu yang menyelimuti Desa Tlemang pasca kepulangan Satgas TMMD 129 Kodim 0812/Lamongan adalah bukti otentik manunggalnya TNI dan rakyat. Prajurit TNI telah hadir bukan sekadar bekerja, melainkan menjadi bagian dari keluarga besar warga Tlemang. Kenangan indah ini akan terus hidup,” tutur Bupati Yuhronur Efendi.

​Meski lorong-lorong desa kini menjadi sunyi, peninggalan fisik seperti jalan usaha tani, tandon air, dan rumah layak huni berdiri tegap menjadi penawar rasa rindu.

​Masyarakat kini mulai kembali melakoni rutinitas harian dengan memanfaatkan seluruh sarana infrastruktur anyar buatan Satgas TMMD 129.

​Tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa kehadiran pasukan TMMD ke-129 telah memberi warna dan dinamika positif yang sangat berkesan bagi sejarah Desa Tlemang.

​Keheningan Desa Tlemang hari ini menjadi saksi bisu betapa dalamnya jejak pengabdian dan cinta yang ditinggalkan prajurit TNI bagi masyarakat di pelosok Lamongan.