Jejak Kebersamaan di Lapak Kuliner Kecil: Warung Jajanan dan Kopi Desa Tlemang Lengang Pasca Purna Tugas TMMD 129

DESA TLEMANG – Lapak-lapak kuliner kecil seperti warung kopi, warung minuman segar, dan tempat penjualan jajanan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, mendadak lengang. Situasi tersebut terjadi pasca berakhirnya operasional TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan dan beranjaknya para prajurit menuju kesatuan masing-masing.
Selama penugasan satu bulan penuh, lapak kuliner warga senantiasa dipenuhi keceriaan dan interaksi hangat antara personel TNI dan penduduk setempat.
Aktivitas meminum kopi bersama menjadi ritual harian yang efektif melubangi sekat sosial dan membangun rasa kekeluargaan yang erat.
Kini, deretan cangkir dan peralatan masak di kedai jajanan warga tidak lagi tersentuh dengan intensitas tinggi seperti pekan-pekan sebelumnya.
Dansatgas TMMD 129 Letkol Inf Deni Suryo mengungkapkan bahwa kedekatan prajurit dengan pemilik warung merupakan wujud nyata jati diri TNI dari rakyat.
”Kami bersyukur seluruh rangkaian TMMD 129 berjalan lancar. Kebersamaan di warung kopi dan tempat jajanan warga Desa Tlemang adalah kenangan yang sangat indah bagi prajurit Satgas. Walau kini warung-warung itu sepi karena prajurit sudah kembali ke kesatuan, rasa kekeluargaan ini akan terus terjaga,” tutur Letkol Inf Deni Suryo.
Para pedagang kecil di Desa Tlemang mengekspresikan rasa terima kasih mereka atas kehadiran Satgas TMMD yang sempat meramaikan usaha mereka.
Peningkatan omzet selama sebulan menjadi berkah tersendiri yang amat disyukuri oleh para pedagang perdesaan tersebut.
Keberadaan infrastruktur baru buatan TNI kini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa agar kedai-kedai warga tetap hidup.
Warung jajanan dan kopi di Desa Tlemang yang kini lengang menyimpan rekam jejak manis suksesnya Kemanunggalan TNI bersama Rakyat.
