Nostalgia Posko Utama TMMD 129: Balai Desa Tlemang Lengang Menyimpan Cerita Haru Perpisahan

DESA TLEMANG – Langkah-langkah sepatu lari dan sepatu PDL yang biasanya memadati halaman Balai Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, kini tidak ada lagi. Pasca penutupan resmi TMMD ke-129 Kodim 0812/Lamongan, pusat pemerintahan desa tersebut kembali lengang dan sunyi.
Selama 30 hari penuh, Balai Desa Tlemang menjadi tempat utama interaksi antara elemen TNI, Pemkab, dan warga tempatan.
Halaman balai desa yang pernah menjadi tempat apel kehormatan dan pengarahan pasukan kini kembali kosong di bawah naungan pohon rindang.
Momen haru perpisahan dan pelukan hangat saat prajurit TNI berpamitan dengan perangkat desa masih menyisakan rasa emosional yang mendalam.
Kepala Desa Tlemang mengutarakan rasa bangga sekaligus harunya saat menatap sudut-sudut balai desa yang kini mendadak sepi.
”Balai Desa Tlemang terasa begitu sepi dan lengang setelah Bapak-bapak TNI Satgas TMMD 129 kembali ke kesatuannya. Di balai desa inilah kami tertawa, berdiskusi, dan bekerja bersama demi kemajuan desa. Rasa sepi ini adalah bukti betapa melekatnya kehadiran TNI di hati kami,” tutur Kades Tlemang.
Aktivitas pelayanan masyarakat di balai desa kini berjalan normal dalam nuansa ketenangan perdesaan yang khas.
Foto-foto dokumentasi kebersamaan yang sempat dipajang di dinding balai desa menjadi pengingat akan perjuangan gotong royong yang telah teruji.
Perangkat desa siap mengawal kelanjutan pemanfaatan hasil TMMD agar dampak kesejahteraannya dapat dirasakan seluruh warga.
Lengangnya Balai Desa Tlemang hari ini menutup babak pengabdian sukses Satgas TMMD 129 Kodim 0812/Lamongan dengan penuh kehormatan dan kenangan manis.
