Jakarta , Nusantarapos – Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera memeriksa PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menyusul dugaan hilangnya surat berharga di dalam Safe Deposit Box (SDB).
Harris menegaskan, permasalahan ini menyangkut hajat hidup konsumen dan nasabah sehingga harus ditangani sebagai prioritas utama. Terlebih lagi, industri perbankan merupakan sektor yang sangat bergantung pada faktor kepercayaan (trust) serta keamanan sistem.
”SDB pada dasarnya memang merupakan fasilitas yang disediakan bank untuk memberikan tempat penyimpanan yang aman bagi nasabah,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut. Rabu (02/09/26).
Menurut Harris, jika dugaan hilangnya isi SDB di MNC Bank tersebut benar terjadi, OJK perlu melakukan audit dan investigasi secara menyeluruh. Pemeriksaan harus mencakup keandalan sistem keamanan, standar operasional prosedur (SOP), hingga pengawasan fasilitas SDB di bank tersebut.
Secara spesifik, penelusuran harus meliputi:
Akses fisik menuju ruang penyimpanan SDB, Rekaman kamera pengawas (CCTV), Mekanisme penggunaan kunci dan sistem akses ganda. Buku pencatatan keluar-masuk ruangan dan Audit pihak-pihak yang memiliki kewenangan penuh dalam mengakses area SDB.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, juga meminta OJK segera turun tangan guna melakukan penyelidikan secara objektif dan profesional.
Uchok menilai, video yang sempat viral di media sosial Instagram pada Minggu (30/8/2026) dapat dijadikan petunjuk awal yang valid bagi OJK untuk menelusuri duduk perkara yang sebenarnya.
“Seperti dilihat dalam video yang beredar dan viral di Instagram, Minggu (30/8/2026), hal itu sudah cukup menjadi panduan bagi penyidik OJK untuk membuka penyelidikan serta memanggil jajaran direksi dan komisaris Bank MNC,” tutur Uchok Sky, Senin (31/8/2026).




