SEMUA  

Tanamkan Jiwa Sosial Sejak Dini, Founder Yayasan Sandal Jepit Bareng Budi Irawanto Isi Edukasi di SMK Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang

MAGELANG – Founder Yayasan Sandal Jepit Bareng, Budi Irawanto, memberikan edukasi inspiratif kepada siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, Kamis (2/10/2026).

Pendidikan tidak hanya tentang nilai, prestasi, dan pencapaian akademik. Di balik sosok anak muda yang terlihat kuat, terkadang tersimpan luka, keresahan, dan kebutuhan sederhana untuk didengar, dipercaya, serta diterima.

 

Melalui program “THE ARROW” — Parenting & Heart Touching, sebuah ruang dibangun untuk mengajak generasi muda mengenali luka batin, berdamai dengan diri sendiri, serta menemukan kembali arti keterbukaan, kepercayaan, dan penerimaan.

 

Fenomena fatherless menjadi salah satu persoalan yang turut dibicarakan. Tidak sedikit anak dan remaja yang tumbuh dengan kerinduan terhadap sosok, perhatian, atau ruang komunikasi dalam keluarga. Luka yang tidak tersampaikan dapat membuat mereka kesulitan memahami dirinya sendiri dan membangun kembali kepercayaan terhadap orang-orang terdekat.

THE ARROW hadir bukan untuk menghakimi, melainkan mendengarkan dan membersamai. Anak-anak muda diberikan ruang untuk berbicara tanpa intimidasi, tanpa penghakiman, dan tanpa rasa takut untuk menjadi dirinya sendiri.

 

Pesan yang ingin dibangun sederhana:

Setiap anak membutuhkan tempat untuk pulang.

Bukan sekadar rumah secara fisik, tetapi sebuah tempat di mana mereka merasa aman, dipercaya, diterima, dan dicintai.

Kegiatan yang dikemas dalam sesi motivasi dan edukasi karakter tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi kepada generasi muda.

 

Di hadapan ratusan siswa, Budi Irawanto yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di Magelang bersama komunitasnya, membagikan kisah perjalanan Yayasan Sandal Jepit Bareng yang selama ini konsisten membantu masyarakat prasejahtera, lansia, hingga penyandang disabilitas.

 

“Anak-anak SMK itu adalah calon pemimpin dan penggerak di masyarakat. Kami ingin mereka tidak hanya pintar secara akademik dan keterampilan vokasi, tapi juga punya kepekaan sosial. Sesuai namanya, Sandal Jepit Bareng, kita ingin mengajak semua orang, sesederhana apapun, untuk bisa berjalan bareng membantu sesama,” ujar Budi di sela kegiatan.

 

 

Wasi’un, S.Pd.I.,M.Pd.I. , Kepala SMK Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang menyambut baik kegiatan tersebut. Pihak sekolah menilai edukasi dari praktisi sosial seperti Budi Irawanto sangat relevan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah, sesuai dengan visi sekolah.

 

“Kami berterima kasih kepada Mas Budi Irawanto dari Yayasan Sandal Jepit Bareng yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman. Ini menjadi bekal berharga bagi anak-anak kami agar mereka tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menjadi pribadi yang peduli dan bermanfaat bagi lingkungan,” tuturnya.

 

Antusiasme siswa terlihat tinggi selama sesi berlangsung. Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif dan ajakan untuk terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar.

 

Yayasan Sandal Jepit Bareng sendiri merupakan yayasan sosial yang berbasis di Magelang dan kerap berkolaborasi dengan Pemkot Magelang, Polres Magelang Kota, dan berbagai elemen masyarakat dalam aksi bakti sosial dan penggalangan dana kemanusiaan.