Jakarta, Nusantarapos.co.id – Galeri Indonesia Kaya untuk pertama kalinya menggelar Musikal Jurnalis melalui Fragmen Musikal Payung Fantasi. Pertunjukan ini melibatkan 15 jurnalis dari 15 media berbeda yang berkesempatan menjalani proses kreatif hingga tampil di atas panggung.
Melalui pengalaman ini, para jurnalis mengeksplorasi seni teater musikal sekaligus mengenal lebih dekat perjalanan dan karya komponis legendaris Indonesia, Ismail Marzuki.
Dalam pertunjukan berdurasi sekitar 60 menit tersebut, para jurnalis membawakan fragmen musikal yang diadaptasi dari Serial Musikal Payung Fantasi yang tersedia di kanal YouTube Indonesia Kaya.
Kisah ini merangkai perjalanan hidup Ismail Marzuki, mulai dari kecintaannya terhadap musik, perjalanan karier bersama Orkes Lief Java, kisah cintanya dengan Eulis, hingga perjuangannya menyuarakan semangat kemerdekaan melalui lagu-lagu ciptaannya. Kisah tersebut dihadirkan melalui perpaduan dialog, musik, dan gerak panggung yang membawa penonton menyelami perjalanan seorang komponis yang karya-karyanya terus hidup dan menjadi bagian dari ingatan kolektif bangsa.
“Kami bersyukur dapat berjalan bersama rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi bagian penting dalam menyebarkan cerita tentang seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Melalui Musikal Jurnalis, kami ingin mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merasakan pengalaman baru di atas panggung. Jika selama ini mereka berperan di balik layar untuk meliput dan menceritakan sebuah pertunjukan, kali ini mereka berkesempatan menjadi bagian langsung dari proses kreatifnya. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan kedekatan dan apresiasi yang lebih besar terhadap seni pertunjukan Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya si Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Dalam proses persiapannya, para jurnalis belajar dan berlatih bersama Pasha Prakasa, seorang penampil, koreografer, dan sutradara yang telah berkecimpung di dunia musikal Indonesia maupun mancanegara. Pasha juga terlibat dalam Serial Musikal Payung Fantasi di kanal YouTube Indonesia Kaya sebagai Sutradara Teater.
Bersama Dani Dumadi selaku Penata Vokal dan Hazim Suhadi sebagai Pianis, Pasha mendampingi para peserta dalam menjalani proses latihan yang mencakup eksplorasi karakter, penghayatan cerita, serta persiapan penampilan di atas panggung.
Selama 12 pertemuan latihan yang intensif, para jurnalis menjalani proses belajar yang mengedepankan kolaborasi, kedisiplinan, dan eksplorasi kreatif.
“Saya berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk tampil, tetapi juga membuka perspektif baru tentang proses kreatif di balik sebuah pertunjukan musikal,” ujar Pasha Prakasa, Sutradara Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh Musikal
Jurnalis.
Pementasan ini juga melibatkan enam peserta program Intensif Musikal Budaya yang turut berkolaborasi bersama para jurnalis. Kehadiran mereka menjadi bagian dari proses artistik pertunjukan sekaligus mempertemukan peserta dengan latar pengalaman berbeda dalam satu proses kreatif.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia Kaya untuk mendukung pengembangan talenta seni pertunjukan serta membuka ruang bagi para peserta untuk belajar dan bertumbuh bersama.
Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh Musikal Jurnalis menghadirkan lima lagu karya Ismail Marzuki, yaitu Payung Fantasi, Pasar Gambir, Dari Mana Datangnya Asmara, Halo-Halo Bandung, dan Indonesia Pusaka, serta satu lagu orisinal Serial Musikal Payung Fantasi, Matahari Terbit, karya Ivan Tangkulung.
Adapun 15 jurnalis yang terlibat dalam pementasan Fragmen Musikal Payung Fantasi oleh Musikal Jurnalis berasal dari berbagai media, yaitu Cantika.com, CNNIndonesia.com, Fimela.com, Fortune Indonesia, JPNN.com, Kompas.com, kumparanWOMAN, Medcom.id, Nakita.grid.id, Puanpertiwi.com, Suaramerdeka.com, TFR News, VOI.id, VOLIX, dan Zetizens.id.


