GAYO LUES – Aliran air yang melintasi badan jalan berpotensi menjadi penyebab kerusakan apabila tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues saat membuka akses jalan menuju hunian sementara (Huntara) di Kampung Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Satgas TMMD bersama masyarakat mengerjakan pemasangan gorong-gorong beton di sejumlah titik jalur yang sedang dibuka. Sebuah alat berat dikerahkan untuk mengangkat dan memindahkan material beton ke lokasi pemasangan, sebagaimana terlihat dalam proses pengerjaan di lapangan, Selasa (20/10).
Sebanyak empat titik gorong-gorong direncanakan terpasang pada jalur tersebut. Keberadaan saluran ini diperlukan agar air dapat mengalir melintasi jalan tanpa terus menggerus badan jalan atau menimbulkan genangan. Dengan aliran air yang lebih terarah, risiko kerusakan konstruksi jalan akibat kondisi basah dan aliran air diharapkan dapat ditekan.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, menjelaskan bahwa pekerjaan gorong-gorong merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi jalan sekaligus mengurangi risiko genangan, banjir, dan longsor di sekitar jalur tersebut.
Berdasarkan laporan terakhir, pengerjaan baru dimulai pada satu titik dengan progres sekitar 14 persen dari pekerjaan yang dilaporkan. Satgas terus mengupayakan penyelesaian pekerjaan jalan beserta saluran air pendukungnya agar akses menuju Huntara dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Jalan tersebut memiliki arti penting bagi 39 kepala keluarga yang menghuni Huntara Kampung Pepelah. Karena itu, pembangunan tidak hanya diarahkan untuk membuka akses, tetapi juga memperhatikan daya tahan infrastruktur terhadap kondisi medan dan aliran air. Melalui kolaborasi TNI dan masyarakat, hasil pembangunan TMMD diharapkan mampu memberikan kemudahan mobilitas sekaligus manfaat berkelanjutan bagi warga.


