TMMD  

Gotong Royong Warnai Pembangunan Lima Rumah Warga dalam TMMD ke-130 Kodim Gayo Lues

GAYO LUES – Harapan memiliki rumah yang lebih layak kini mulai terlihat bagi lima keluarga di Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues bersama masyarakat bahu-membahu mendirikan hunian bagi warga yang membutuhkan.

Kebersamaan menjadi pemandangan yang menonjol dalam pengerjaan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut. Warga datang membantu pekerjaan di lapangan, sementara personel Satgas mengerjakan pembangunan secara gotong royong. Hubungan kekeluargaan antara masyarakat turut menumbuhkan semangat untuk saling membantu agar rumah-rumah itu segera berdiri.

Lima penerima bantuan tersebut adalah Samsir, Sabki, Sapinah, Radiansyah, dan Kadir. Pembangunan rumah mereka menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-130 yang dilaksanakan Kodim 0113/Gayo Lues bersama pemerintah daerah untuk membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat.

Wakil Komandan Satgas TMMD ke-130 Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan kepada media di Posko TMMD, Senin (19/10), bahwa pada hari keenam pelaksanaan, progres pembangunan kelima rumah berada pada kisaran 12,8 persen. Rinciannya, rumah pertama dan kedua masing-masing mencapai 14 persen, sedangkan tiga rumah lainnya mencapai 12 persen.

Bagi Sabki, bantuan tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarganya. Ia mengaku tidak menyangka impiannya untuk memiliki rumah yang layak dapat terwujud melalui program yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah daerah.

“Saya sangat bersyukur kepada Bapak TNI. Atas nama keluarga besar, saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini. Saya tidak menyangka impian untuk memiliki rumah justru datang melalui tangan Bapak TNI,” ujar Sabki.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan kelima rumah telah memasuki tahap pemasangan batu bata. Meski masih membutuhkan proses pengerjaan lanjutan, keterlibatan personel Satgas dan warga menjadi modal penting untuk menyelesaikan pembangunan. Lebih dari sekadar mendirikan dinding, gotong royong tersebut memperlihatkan bagaimana kepedulian bersama dapat menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.