GAYO LUES – Kerja bersama antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi penggerak pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Tahun Anggaran 2026, pembangunan rumah bagi warga kurang mampu tersebut terus berjalan dengan progres keseluruhan mencapai 27,6 persen pada H+12 pelaksanaan.
Lima rumah yang dibangun merupakan milik Samsir, Sabki, Sapinah, Radiansyah, dan Kadir. Mereka adalah warga Kampung Gajah yang menjadi penerima manfaat program. Di lapangan, pengerjaan dilakukan secara gotong royong, mempertemukan tenaga prajurit dan partisipasi masyarakat dalam satu tujuan, yakni menghadirkan hunian yang lebih layak bagi warga.
Berdasarkan laporan perkembangan hingga H+12, progres masing-masing rumah tercatat berbeda. RTLH milik Samsir, Sabki, dan Sapinah masing-masing mencapai 30 persen. Sementara itu, rumah milik Radiansyah mencapai 25 persen dan rumah Kadir sebesar 23 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengerjaan terus berlangsung dengan perkembangan pada setiap unit.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, menyampaikan perkembangan tersebut kepada media di Posko TMMD, Minggu (25/10/2026). Ia menjelaskan, pembangunan lima unit RTLH merupakan salah satu upaya membantu masyarakat kurang mampu memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Menurutnya, keterlibatan prajurit dan warga dalam pengerjaan menjadi bagian penting dari pelaksanaan program. Gotong royong bukan sekadar membantu menyelesaikan pekerjaan fisik, melainkan juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya.
“ Kemanunggalan TNI dengan rakyat terlihat melalui keterlibatan langsung Satgas dan masyarakat dalam pekerjaan di lapangan. Hubungan yang terjalin melalui gotong royong menjadi modal untuk membangun kepercayaan, solidaritas dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya.
Melalui pembangunan lima unit RTLH tersebut, TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun desa. Progres yang terus bertambah menjadi bagian dari upaya mewujudkan manfaat pembangunan yang konkret bagi masyarakat Kampung Gajah.


