GAYO LUES — Semangat gotong royong membaur di tanah Pining. Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues bersama warga setempat bahu-membahu membangun lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Program sinergi antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Daerah ini digulirkan sebagai langkah nyata untuk mengentaskan persoalan hunian tak layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menghadirkan lingkungan hidup yang lebih aman dan bermartabat.
Pengulu Kampung Gajah, M. Yusuf, tak dapat menyembunyikan rasa harunya saat ditemui di kediamannya, Minggu (01/11/2026). Ia menceritakan bahwa kelima warga penerima bantuan tersebut memang berada dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.
Sebagian dari mereka selama ini menumpang tinggal dengan menyekat dinding rumah orang tua atau mertua, sehingga ketergantungan ekonomi sulit terhindarkan. Sementara beberapa penerima lainnya adalah lansia yang hidup sebatang kara di gubuk reot setelah anak-anak mereka menikah dan pindah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI melalui program TMMD ini. Pembangunan RTLH menjadi secercah harapan bagi warga kami agar bisa mendiami rumah yang layak, aman, dan nyaman bersama keluarga,” ujar M. Yusuf.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, menegaskan bahwa sasaran fisik ini merupakan salah satu program unggulan TNI AD untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah.
“Kami berharap setelah pembangunan ini selesai, para penerima manfaat dapat merawat rumah ini dengan baik agar manfaatnya bertahan lama,” kata Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait.
Hingga Senin (02/11/2026), pengerjaan bangunan setengah permanen tersebut telah memasuki tahap pemasangan tiang dan dinding. Sinergi tanpa sekat antara prajurit TNI dan masyarakat lokal terbukti menjadi kunci utama percepatan pembangunan agar selesai tepat waktu.


