GAYO LUES – Air bersih bukan sekadar kebutuhan rumah tangga. Ketersediaannya juga menentukan kelancaran aktivitas warga, termasuk dalam menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan. Kebutuhan inilah yang menjadi salah satu perhatian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues melalui pembangunan dua unit sumur bor di Kecamatan Pining.
Satu sumur bor dibangun di lingkungan Huntara Bawah Kampung Pepelah, sementara titik lainnya berada di Masjid Baiturrahman Kampung Gajah. Kedua lokasi tersebut menjadi sasaran program unggulan TNI AD yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Pengerjaannya melibatkan personel Satgas TMMD dan warga setempat. Mereka saling membantu menyelesaikan pekerjaan, termasuk menyiapkan sarana penampungan air bersih berdasarkan material yang tersedia. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD, karena pembangunan tidak hanya menghadirkan fasilitas, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari prosesnya.
Wadansatgas TMMD ke-130 Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait, Rabu (4/11/2026), menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Mewakili Dansatgas Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H., ia menyebut pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap persoalan mendasar yang dihadapi warga.
“Pembuatan sumur bor pada program TMMD adalah wujud nyata TNI hadir di tengah masyarakat serta memberikan solusi apa pun itu, terutama masalah air bersih,” ungkapnya.
Bagi masyarakat, pembangunan fasilitas air bersih ini membawa harapan agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Pengulu Kampung Pepelah, Junaidi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kodim 0113/Gayo Lues atas dukungan melalui program TMMD.
Ia berharap sumur bor tersebut nantinya dapat digunakan dan dirawat bersama, sehingga keberadaannya tidak hanya bermanfaat saat program berlangsung, tetapi juga menjadi sumber air yang dapat diandalkan masyarakat dalam jangka panjang.


