DAERAH  

Semen Indonesia Bagikan 10.191 Paket Sembako Kepada Masyarakat Tuban

Tuban- Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, pada bulan Ramadhan 1440 H, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban turut berpartisipasi membagikan paket sembako murah sebanyak 2.000 paket bagi kaum duafa untuk 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Pasar murah sembako tersebut didistribsikan bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadhan agenda Pemkab Tuban.

Adapun Penyerahan sembako secara simbolis kepada masyarakat penerima diserahkan langsung oleh Bupati Tuban, Fathul Huda, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, Ketua DPRD Tuban, Miyadi, Executive Vice President (EVP) of Plant Operational Semen Indonesia, Mukhamad Saifudin yang hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan di Kantor Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban (20/5).

“Untuk bantuan kami komunikasikan dengan Pemkab Tuban dan kita sesuaikan kebutuhannya dengan partisipasi yang dapat diberikan oleh perusahaan,” jelas Mukhamad Saifudin.

Menurutnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan ini perusahaan juga turut berbagi untuk warga Tuban, khususnya bagi kaum duafa. Pada tahun ini ada total 10.191 paket sembako, sebanyak 2.000 paket sembako murah turut dibagikan pada agenda kegiatan Safari Ramadhan dari Pemkab Tuban yang dipusatkan di 10 kecamatan, serta terdapat sembako gratis sebanyak 8.191 paket yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu di desa-desa sekitar perusahaan.

“Selain bantuan sembako, Semen Indonesia juga menyelenggarakan buka puasa bersama & santuan untuk 1.500 anak yatim di Gedung Graha Sandiya, Komplek Perumahan Dinas Semen Indonesia di Tuban, kemudian juga memberikan 1.350 suvenir lebaran untuk masyarakat sekitar,” kata Mukhamad Saifudin.

Ia berharap dengan bantuan dari perusahaan tersebut semoga dapat meringankan beban dari penerimanya, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini dengan lebih khusyuk. Melalui berbagai kegiatan tersebut, perusahaan akan dapat semakin dekat dengan masyarakat untuk dapat kontribusi aktif agar dapat memberikan nilai manfaat bagi warga masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda pada kesempatan yang sama mengungkapkan, partisipasi Semen Indonesia sudah cukup besar, perusahaan milik pemerintah ini juga aktif dalam menyalurkan dana CSR bagi masyarakat Tuban, dan rajin berkontribusi dalam setiap kegiatan, seperti yang saat ini dilaksanakan.

“Kami berharap, partisipasi perusahaan di Kabupaten Tuban terus ditingkatkan, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang sudah berpartisipasi,” kata Bupati Tuban, Fathul Huda.

Bedah Manfaat Pajak, KPP Pratama Tuban Sharing Bareng Jurnalis

Tuban – Pajak merupakan komponen yang paling besar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Besar manfaat yang bisa dikorek dari hasil pajak yang dibayarkan oleh Wajib Pajak (WP).

Seperti Pendidikan, ketertiban dan keamanan, keagamaan, kesehatan, pelayanan umum. Masalah ekonomi, perlindungan lingkungan hidup, pertahanan, pariwisata, perlindungan social, perumahan dan fasilitas umum serta transfer daerah. Seluruh sektor kemanfataan pajak ini, sudah dibagi sesuai prosedur dan kebutuhan. Sehingga keefisiensiannya sudah digodog matang.

Dengan membayar pajak berarti ikut berbagi. Dalam APBN 2019 pajak yang sebagian anggaran perlindungan sosial digunakan untuk mempercepat penurunan tingkat kemiskina. Dari angka 9,82 % di tahun 2018 menjadi 8,5% – 9,5% ditahun 2019. Dengan rincian dukungan 40% bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Maka dari itu, KPP Pratama Tuban memiliki cara jitu untuk menyampaikan informasi. Melaui beberapa program dan kegiatan serta media informasi yang kekinian. Seperti Tax Gathering, Tax Goes To Office, Penyuluhan dan pendampingan SPT Tahunan. Bussines Development Servis, Festival seni dan Gebyar UMKM, UMKM Mitra KPP, Spectaxcular, Tax Center, hingga pajak bertutur.

“kita banyak cara untuk terus mensosialisasikan informasi manfaat pajak kepada masyarakat. Kegiatan yang berhubungan dengan pajak hingga media informasi seperti media social, konsultasi melalui media social hingga siaran radio, “ kata Kepala KPP Pratama Tuban, Eko Radnadi Susetio saat bincang dengan media di kantornya, Rabu (22/5), malam.

Lanjut Radnadi, bahwa Negara akan bisa mandiri dengan pemasukan pajak yang cukup baik. Kuncinya adalah kesadaran pajak serta mau melaporkannya. “negara yang sudah maju, pajak bukan menajdi momok yang harus ditakuti, justru warganya sadar bahwa dengan pajak akan dipergunakan untuk kemajuan Negara, “ imbuhnya.

Mendapat pencerahan pajak, Ketua PWI Tuban, Pipit Wibawanto ikut mendapat ilmu baru. Sebab, selama ini dirinya masih ambigu tentang pelaporan, pembayaran serta regulasi perpajakan. Ternyata regulasi pelaporannya sangat mudah dan gampang. Bisa mendatangi kantor pelayaan pajak hingga melaporkan dengan Online.

“saya juga kan bekerja, pasti memiliki pendapatan. Ternyata pendapatan yang kita peroleh itu harus dilaporkan. KPP Tuban itu hanya sebagai kantor pelaporan pajak saja. Nanti sudah ada petugas yang membimbing dan memberikan konseling, ” katanya. (Afi).