Ada Ajakan Relawan untuk Dapat Jabatan di BUMN, Ketum Ninja Himbau Menteri Agar Tak Mengakomodir

Ketua Umum Ninja, C. Suhadi.

Jakarta, NUSANTARAPOS.CO.ID – Sehubungan telah beredarnya ajakan demo damai ke Kementerian BUMN yang dipelopori segelintir orang dan mengatasnamakan Relawan Jokowi dengan tujuan akan meminta jabatan di Kementerian BUMN.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) C Suhadi mengatakan terhadap ajakan yang mengatasnamakan relawan Jokowi- KH Ma’ ruf Amin adalah sangat tidak tepat dan mengada ada. Mengingat semangat relawan dalam team kampanye bukan didasarkan pada pamrih dan tujuan tujuan mencari jabatan.

“Akan tetapi tujuan utama dari relawan pada waktu itu adalah memenangkan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin agar dapat memimpin bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (3/11/2020).

Menurut Suhadi sikap sekelompok orang yang mengatasnamakan relawan dan meminta jabatan adalah, bukan bagian dari kami yang kebetulan juga adalah relawan dan terdaftar di TKN. Tapi adalah sekelompok orang yang tidak dalam bagian kami.

“Sehingga penyebutan relawan Jokowi dan KH. Ma’ rut Amin tidak dapat di generalisir sebagai kelompok Relawan secara utuh,” tegasnya.

Oleh karenanya, lanjut Suhadi, kami Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) dan kawan kawan yang lain tidak pernah terpikir untuk meminta jawaban seperti narasi yang dibangun dalam ajakan tersebut. Karena masalah diberi dan tidak bukan menjadi domain dari kami sebagai relawan, tapi itu adalah hak yang melekat di Kementerian yang bersangkutan.

“Sehingga atas ajakan tersebut saya menolak keras manuver manuver yang mengatasnamakan relawan, sebab hal ini akan sangat mencederai relawan itu sendiri atas segala perjuangan mulianya selama ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, tambah Suhadi, kepada Bapak Menteri agar agar tidak mengindahkan ajakan ajakan yang mengatasnamakan relawan, sebab kami tidak menjadi bagian dari kegiatan meminta minta jabatan, apalagi dengan cara menekan.”Sekali lagi kami adalah pejuang-pejuang tanpa pamrih,”pungkas advokat senior tersebut.