BISNIS  

PT Penjaga Papua Makmur Lakukan MoU Dengan PT BPR Sunni

Suasana MoU antara PT Penjaga Papua Makmur Lakukan MoU Dengan PT BPR Sunni.

Jayapura, NUSANTARAPOS.CO.ID – Seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan baik dalam dunia usaha maupun kegiatan pemerintahan, profesi Satpam (Satuan Pengamanan) menjadi sangat penting dalam mendukung kenyamanan, keamanan dan ketertiban di pusat-pusat kegiatan usaha maupun pemerintahan.

Saat ini dimanapun di berbagai tempat seperti perkantoran baik pemerintahan maupun perusahaan-perusahaan swasta dapat kita temui Satpam yang siap memberikan pelayanan menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban. Satpam sepertinya menjadi lapisan pertama dalam sistem keamanan yang sangat diandalkan, sehingga dibutuhkan tenaga Satpam yang terlatih dan terdidik.

Melihat pentingnya profesi Satpam maka dibutuhkan pendidikan dan pelatihan yang khusus untuk mempersiapkan seseorang menjadi Satpam, namun tingginya biaya pendidikan dan pelatihan Satpam masih menjadi penghalang.

Untuk menjawab tantangan yang demikian bertempat di Hotel Sunni Garden Lake Sentani hari ini, Kamis (26/52021) lalu, PT. Penjaga Papua Makmur dan BPR SUNNI menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) yang tujuannya mendukung dan menjamin terlaksananya program pendidikan dasar Satpam, khususnya dalam hal pembiayaan pendidikan dan pelatihan.

Direktur PT. BPR Sunni, Patrick Randa menyambut positif soal kerjasama ini dan menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan banyak instansi baik pemerintahan maupun swasta dalam hal pembiayaan sejak berdiri tahun 2016 lalu. “Semoga kerjasama ini menjadi awal yang baik” kata Patrick.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur PT. Penjaga Papua Makmur, yang juga seorang advokat terkemuka di Jayapura, Yuliyanto, S.H.,M.H. menyatakan ini merupakan suatu terobosan baru karena Diksar Satpam dari segi nilai biayanya cukup berat, baik bagi perusahan maupun Satpam itu sendiri.

“Namun di sisi lain ada regulasi yang mengharuskan seorang Satpam mengikuti Diksar (Pendidikan Dasar), sehingga harus ada pembiayaan,” katanya.

Yuliyanto sangat bersyukur sekali karena Direktur PT. BPR Sunni merespon positif dan sangat memotivasi untuk segera dilakukan kerjasama dalam hal pembiayaan Diksar Satpam.

Penandatanganan MoU ini juga dihadiri oleh PT. Jasa Raharja Putera dan Wakil ketua ABUJAPI (Assosiasi Bidang Usaha Jasa Pengamanan Papua Indonesia), Lena Sambert.