SEMUA  

FPII Sebut Kebijakan ‘Soft Power’ Jenderal Sigit Sukses Redam Gejolak

JAKARTA, NUSANTARAPOS – Aksi buruh dan mahasiswa di Gedung DPR/MPR dan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat Kamis 21 April 2022 yang berlangsung dengan damai patut di apresiasi.

“Pengamanan aksi di dua tempat itu, Alhamdulillah, nggak ada anarkis dan kerusuhan. Ini luar biasa. Pendekatan humanis aparat kepolisian ini berhasil merangkul gelombang massa aksi dua pekan terakhir ini antara 11 April dan 21 April 2022”, ujar M. Adnan RS Koordinator Pusat Front Pemuda Islam Indonesia (FPII) dalam keterangannya pada redaksi di Jakarta, Jumat (22/4/2022).

Menurut Adnan, aspirasi demonstrasi yang berlangsung bisa diarahkan secara tepat dan kondusif. Ini wajah pengamanan yang harus di contoh oleh daerah di seluruh Indonesia.

Bahwa kebijakan dan perintah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan aparat menggelar pengamanan humanis dan konsolidasi yang baik terbukti dapat menghindari anarkisme dari massa aksi. Karena pengamanan dalam aksi demonstrasi itu harus diperhatikan dari berbagai hal Jadi memang harus sigap.

“Jadi pengamanan terhadap aksi demonstrasi besar di Jakarta beberapa dalam 2 pekan ini bisa dapat menjadi contoh. Kepemimpinan Kapolri Jenderal Sigit saat ini yang memilih kedepankan ‘soft power’, lebih pada kebijakan merangkul cukup mampu meredam gejolak masa dan cukup lihai mengurai kebijakan dan keinginan Presiden Jokowi”, ujar Adnan.

Semoga efektivitas pendekatan pihak keamanan ini bisa berlangsung di banyak tempat dan menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat. Demikian Adnan. (mars)