TMMD  

Mbah Maryati Gendong Pasir Demi Bangun Desa Sijenggung

Mbah Maryati Gendong Pasir Demi Bangun Desa Sijenggung

BANJARNEGARA,NUSANTARAPOS,- Semangat juang dan gotong royong tak mengenal usia. Mbah Maryati, seorang wanita berusia 60 tahun dari Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan keikutsertaannya dalam kegiatan langsir pasir untuk pembangunan jalan di desanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-120 yang digelar oleh Kodim 0704/Banjarnegara. Rabu (22/05/24).

Di tengah terik matahari dan medan yang menantang, Mbah Maryati dengan penuh semangat menggendong karung pasir, turut membantu anggota Satgas TMMD dan warga lainnya dalam proyek pengecoran jalan. Keberanian dan dedikasinya menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan cinta tanah air masih kuat terpatri dalam jiwa masyarakat Indonesia.

“Ini adalah desa kami, dan kami harus turut serta dalam membangunnya,” ujar Mbah Maryati dengan senyum hangat. “Meski usia saya sudah 60 tahun, saya masih ingin berkontribusi untuk kesejahteraan desa kami. Semoga jalan ini nantinya bisa mempermudah mobilitas dan meningkatkan perekonomian warga.”

Pengecoran jalan ini memiliki panjang 806 meter dan lebar 3 meter, yang akan menghubungkan berbagai titik penting di Desa Sijenggung. Proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu berkat partisipasi aktif warga desa seperti Mbah Maryati.

Komandan Kodim 0704/Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T., menyampaikan rasa kagumnya terhadap semangat dan partisipasi warga desa. “Keterlibatan aktif masyarakat, termasuk Mbah Maryati, sangat luar biasa. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Semangat gotong royong seperti inilah yang kita harapkan untuk terus terjaga,” ungkapnya.

Warga Desa Sijenggung lainnya, Misno (51), juga mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat Mbah Maryati. “Kami semua terinspirasi oleh Mbah Maryati. Meski usianya sudah lanjut, semangatnya untuk membantu sangat tinggi. Ini memotivasi kami semua untuk bekerja lebih keras,” katanya.

Pengecoran jalan yang dilakukan dalam program TMMD Reguler ke-120 ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas desa, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga.

Program TMMD ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, berbagai tantangan dapat diatasi, dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Kisah Mbah Maryati menggendong pasir menjadi inspirasi bahwa kontribusi untuk membangun desa tidak mengenal usia. Semangatnya adalah teladan bagi generasi muda untuk selalu berperan aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan dedikasi dan kerja keras bersama, Desa Sijenggung diharapkan dapat menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera. (Pendimbna).