BISNIS  

AnyMind Group memperkuat tim dengan penunjukan kepemimpinan untuk e-commerce dan keuangan baru

Termasuk di dalamnya adalah Steven Tan, founder Arche Digital sebagai Managing Director E-Commerce Enablement, Malaysia, dan Koichiro Izawa, Managing Director Accounting and Financial Control yang baru

Singapura – 4 Juni, 2024 – AnyMind Group [TSE: 5027], sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan, yaitu Steven Tan, Managing Director E-Commerce Enablement, Malaysia, dan Koichiro Izawa, Managing Director Accounting and Financial Control.

Steven Tan bergabung dengan AnyMind Group melalui akuisisi Arche Digital, sebuah perusahaan e-commerce yang berbasis di Malaysia yang ia dirikan pada tahun 2015, dan saat ini ia menjabat sebagai Managing Director di perusahaan tersebut. Beliau memiliki gelar PhD di bidang Electrical Engineering, dan bekerja sebagai ilmuwan riset dan peneliti, sebelum mengambil peran manajerial dan kepemimpinan di perusahaan perlengkapan medis dan elektronik.

Mengenai pengangkatannya, Steven mengatakan: “Seiring dengan terus berkembangnya sinergi antara Arche Digital dan AnyMind Group, saya berharap dapat memainkan peran aktif dalam mendukung manajemen grup yang lebih luas. Saya percaya bahwa kedua perusahaan akan terus berkembang dari waktu ke waktu, dan saya ingin menggunakan pengalaman yang saya dapatkan sepanjang karier saya untuk membantu AnyMind mempercepat pertumbuhan bisnis di Malaysia dan sekitarnya, serta meningkatkan kapabilitas BPaaS AnyMind.”

Saat ini, tujuh pendiri dari sembilan perusahaan yang telah diakuisisi oleh AnyMind Group, termasuk Arche Digital, tetap aktif terlibat dalam peran kepemimpinan di AnyMind Group.

Koichiro Izawa bergabung dengan Sakura Bank (saat ini Sumitomo Mitsui Banking Corporation) pada tahun 1998. Setelah bekerja di sebuah firma audit besar, beliau bergabung dengan sebuah perusahaan ventura pada tahun 2005 dan membawanya menjadi perusahaan publik, memimpin pengembangan struktur manajemen setelah IPO. Setelah itu, beliau bekerja sebagai direktur keuangan untuk beberapa perusahaan manufaktur asing di Jepang dan Asia Tenggara, di mana beliau terlibat dalam berbagai operasi yang berpusat pada akuntansi dan keuangan.

Mengenai pengangkatannya, Izawa mengatakan: “AnyMind adalah perusahaan yang berkembang pesat di pasar global, dan memperkuat departemen keuangan sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan kami. Saya berharap dapat berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan AnyMind dengan memanfaatkan pengalaman saya di masa lalu untuk memperkuat struktur keuangan AnyMind. Secara khusus, saya akan membantu AnyMind untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas perusahaan dengan meningkatkan efisiensi dan akurasi proses akuntansi serta pelaporan keuangan yang akurat.”

Mengenai penambahan tim kepemimpinan AnyMind Group, Kosuke Sogo, CEO dan co-founder AnyMind Group, mengatakan: “Kami telah menunjuk dua pemimpin untuk memperkuat struktur internal dalam bisnis e-commerce dan departemen keuangan kami. Kami akan terus mengembangkan bisnis kami secara global dan memajukan dunia tanpa batas di mana setiap orang dapat melakukan bisnis dengan lebih mudah melalui teknologi kami.”

About AnyMind Group
Tentang AnyMind Group
Didirikan April 2016, AnyMind Group [TSE:5027] adalah sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital dengan visi “make it exciting for everyone to do business”. Perusahaan menyediakan dua kategori produk bagi klien-klien produsen dan korporasi, publisher dan influencer: Brand Commerce dan Partner Growth. Brand Commerce menyediakan kepada klien-klien korporasi, yaitu platform untuk manufaktur, pemberdayaan e-commerce, pemasaran dan logistik, sementara Partner Growth menyediakan kepada publisher web dan aplikasi seluler serta influencer dan content creator, yaitu platform untuk monetisasi dan optimalisasi. Klien-klien Partner Growth juga dapat memanfaatkan produk perusahaan kategori Brand Commerce. AnyMind Group memiliki lebih dari 1.600 staf di 22 kantor yang berada di 15 negara, termasuk Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok Daratan, Jepang, India, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan.

Tentang BPaaS
Business-Process-as-a-Service (BPaaS) adalah bisnis model yang menggabungkan dan menciptakan lapisan nilai tambahan di atas Software-as-a-Service atau SaaS (berpusat pada perangkat lunak) dan Business Process Outsourcing atau BPO (berpusat pada operasi), dengan memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih besar ke seluruh siklus hidup proses bisnis. Melalui BPaaS, perusahaan dapat memanfaatkan manajemen siklus hidup proses end-to-end yang gesit dan adaptif melalui kombinasi tim teknologi dan operasi yang memanfaatkan praktik terbaik lokal dan regional, untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, mengoptimalkan, dan mengotomatisasi proses bisnis.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES