Banner Iklan Sariksa
TMMD  

Penutupan TMMD 104 Konawe, Akan di Warnai Ragam Kegiatan warga

Konawe, – Penutupan TMMD 104 Konawe, Kodim 1417/Kendari akan di dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2019, Berbagai kegiatan dan penyiapan pun dilaksanakan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Dandim 1417 /Kendari Letkol Cpn Fajar Luvti Wijaya, SE., M.I.Pol. selaku Komadan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 104 Konawe menggelar rapat pemantapan kegiatan penutupan TMMD 104 di Balai Desa Karandu, Kecamatan Anggotoa.Minggu (25/3)

Dansatgas TMMD 104 Konawe, mengatakan bahwa pada penutupan kegiatan TMMD 104 di Kecamatan Anggotoa direncanakan akan dihadiri oleh Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI H. Surawahadi, S.I.P., M. Si., Gubernur Sultra H.Ali Mazi. SH dan beberapa pejabat lainnya.

Dikatakannya dalam penutupan TMMD 104 ini, pihaknya mempersiapkan sebaik mungkin sehingga berjalan dengan meriah dan dinikmati oleh masyarakat.

Letkol Cpn Fajar Luvti Wijaya mengatakan, penutupan kegiatan tersebut tidak hanya sekedar seremonial penutupan upacara saja.

“Upacara penutupan TMMD ini merupakan pesta rakyat. Artinya, kita angkat budaya-budaya lokal, kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Konawe terutama Kecamatan Anggotoa,” ujarnya

Lebih lanjut ia sampaikan, ketika upacara akan dimulai, para tamu undangan tersebut akan disambut dengan Tari Mondotambe. Setelah disamput dengan tarian khas Suku Tolaki tersebut.

“Setelah upacara, ada penyerahan kenang-kenagan untuk bapak asuh sebanyak 21 rumah berupa foto bersama Satgas (Satuan Tugas) TMMD dan memberikan paket sembako sebagai tanda terima kasih kami kepada mereka,” jelasnya.

Setelah kegiatan selesai, kata Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari ini bahwa akan ada penilaian lomba tumpeng yang melibatkan empat belas desa. Dalam lomba tumpeng tersebut akan dinilai oleh Pangdam Hasanuddin, Komandan Korem (Danrem) 143/HO, Gubernur Sultra, serta Bupati Konawe.

“Kita langsung umumkan siapa pemenangnya, ada hadiah khsusus dari Dansatgas TMMD 104. Setelah kegiatan tumpeng ini selesai, kemudian langsung meninjau lokasi.

Lokasi pertama yang akan ditinjau yaitu masjid di Desa Lawuka, segaligus peninjauan jalan kerikil dalam desa.

Di masjid nantinya akan diberikan sarana penggalangan sarana dari Bapak Pangdam kepada toko agama, dalam hal ini pak ustad atau pak imam,” pungkasnya.