Oleh:
A.DJ.Affandi, SE.,SH.,MH.,CPA.,CRA. ( Advokat & Kurator )
Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini bukanlah sesuatu yang jatuh dari langit. Di balik bendera Merah Putih yang berkibar, ada darah, air mata, pengorbanan, dan nyawa para pahlawan yang menjadi harganya.
Tanggal 17 Agustus mengingatkan kita bahwa kemerdekaan adalah anugerah terbesar sekaligus amanah terbesar.
1. Mengenang: Hutang Budi Pada Sejarah
Para pahlawan tidak semuanya tercatat dalam buku. Ada Soekarno-Hatta yang memproklamasikan. Ada Jenderal Sudirman yang bergerilya dalam sakit. Ada Cut Nyak Dien, RA Kartini, Bung Tomo, dan jutaan rakyat biasa yang mengangkat senjata, memberi makan pejuang, dan mendoakan dari rumah.
Mereka berjuang bukan untuk nama. Mereka berjuang agar anak cucu mereka bisa sekolah, bisa beribadah dengan tenang, bisa berbicara dalam bahasa sendiri, dan bisa menentukan nasib sendiri.
Mengenang jasa mereka bukan hanya upacara bendera. Mengenang berarti tidak melupakan nilai yang mereka perjuangkan: keberanian, persatuan, rela berkorban, dan cinta tanah air.
2. Mensyukuri: Kemerdekaan Adalah Nikmat
Coba bayangkan jika kita masih dijajah. Tidak ada kebebasan berpendapat. Tidak ada pilihan sekolah. Tidak ada usaha bebas.
Hari ini kita bisa:
1. Bekerja dan berkarya* tanpa takut dirampas penjajah
2. Beribadah sesuai keyakinan masing-masing
3. Bersuara mengkritik dan membangun bangsa
4. Bermimpi setinggi-tingginya untuk Indonesia
Itu semua adalah bentuk kemerdekaan. Mensyukuri berarti menjaga nikmat ini dengan cara mengisinya dengan hal-hal baik.
3. Cara Kita Menghormati Pahlawan di Era Sekarang
Medan perang hari ini sudah berubah. Tidak lagi dengan bedil dan bambu runcing, tapi dengan karya dan integritas.
Cara kita menjadi pahlawan masa kini:
– Pelajar: Belajar sungguh-sungguh. Prestasi kalian adalah bentuk bela negara.
– Pekerja: Bekerja jujur, profesional, dan anti korupsi.
– Warga: Menjaga persatuan. Tidak mudah diadu domba. Toleransi.
– Pengusaha: Menciptakan lapangan kerja dan memajukan ekonomi bangsa.
– Semua: Cinta produk dalam negeri, jaga lingkungan, taat hukum.
Bung Karno pernah berpesan: _”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.”_ Menghargai paling nyata adalah dengan meneruskan perjuangan mereka.
Penutup
Kemerdekaan adalah titik awal, bukan titik akhir. Para pahlawan telah meletakkan fondasinya dengan pengorbanan. Tugas kita sekarang adalah membangun gedungnya.
Mari kita tunduk sejenak untuk mendoakan para pahlawan. Lalu mari kita bangkit untuk mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi, bukan hanya euforia.
Karena sebaik-baik cara mensyukuri kemerdekaan adalah dengan membuat Indonesia menjadi bangsa yang mereka impikan.
Merdeka!

