Breaking News
Pelatihan Pengolahan Sampah Organik (Kulit Buah) Menjadi Eco Enzyme sebagai Produk Ramah Lingkungan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas), Nayla Amirah Ramli, melaksanakan program kerja individu bertajuk “SIAGA SEKOLAH (Gerakan Membangun Budaya Keselamatan melalui Edukasi K3, Pengenalan Potensi Bahaya, Pencegahan Risiko, dan Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah)”. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 3 Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Senin (27/07/2026) dan diikuti oleh 41 siswa kelas VII. Program ini bertujuan menanamkan budaya keselamatan sejak dini melalui edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Penanggung jawab kegiatan, Nayla Amirah Ramli, menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah merupakan tempat berlangsungnya berbagai aktivitas yang memiliki potensi bahaya apabila peserta didik belum memahami cara mengenali risiko dan menerapkan perilaku aman dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui program SIAGA SEKOLAH, kami ingin menanamkan bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi juga menjadi tanggung jawab setiap siswa. Dengan memahami potensi bahaya dan cara pencegahannya, diharapkan siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” ujar Nayla. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar K3 di sekolah, pengenalan berbagai potensi bahaya di lingkungan sekolah, pencegahan risiko kecelakaan, serta edukasi kesiapsiagaan bencana, termasuk simulasi Drop, Cover, and Hold On sebagai langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan juga dikemas melalui permainan edukatif dan sesi diskusi interaktif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengikuti simulasi, serta berpartisipasi dalam permainan edukatif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai materi yang telah diberikan. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi peningkatan pengetahuan setelah menerima edukasi. Program SIAGA SEKOLAH turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs Nomor 4 (Quality Education) melalui upaya promotif dan preventif dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa SMP Negeri 3 Baranti mampu mengenali berbagai potensi bahaya di lingkungan sekolah, menerapkan perilaku aman dalam aktivitas sehari-hari, serta memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi situasi darurat maupun bencana. Dengan demikian, budaya keselamatan dapat tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sekolah yang mendukung terciptanya proses belajar yang aman dan berkualitas CBA Desak Kejati DKI Panggil Gubernur DKI Pramono Anung, Buntut Rangkap Jabatan Imam Satria Sebagai Komisaris PT Jamkrida Kades Kesongo Apresiasi Sinergitas TNI-Polri dan Pemkab Melalui TMMD 129 Bojonegoro Wujudkan Impian Rumah Layak Huni, Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan Warga Gotong Royong Pasang Keramik di Rumah Ibu Tini
BISNIS  

Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

Kota Bandung bersiap melayani lonjakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 2 Bandung. Melalui layanan yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan update data Senin, 2 Maret 2026, selama 22 hari masa Angkutan Lebaran yang akan berlangsung, tercatat tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api. Dari dua stasiun utama di wilayah Daop 2 Bandung, yakni Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, total sebanyak 92.390 pelanggan dijadwalkan akan berangkat menuju berbagai kota tujuan.

Sementara itu, arus kedatangan juga menunjukkan angka yang signifikan. Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 85.680 pelanggan akan tiba di Kota Bandung melalui kedua stasiun tersebut. Angka ini menunjukkan bahwa Kota Bandung tidak hanya menjadi titik keberangkatan utama, tetapi juga menjadi destinasi favorit masyarakat selama momen Lebaran 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna mengakomodasi peningkatan volume pelanggan. Mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penambahan petugas untuk membantu kelancaran arus penumpang.

“Kami memproyeksikan peningkatan volume pelanggan secara signifikan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hingga update 2 Maret 2026, tercatat 92.390 pelanggan akan berangkat dan 85.680 pelanggan akan tiba melalui Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Angka ini masih akan terus bergerak seiring dengan berlangsungnya penjualan tiket. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, memastikan perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean dan kepadatan di area pelayanan. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk memberikan informasi dan membantu pelanggan pada arus mudik dan arus balik.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh sarana kereta dalam kondisi prima melalui pemeriksaan intensif sebelum masa operasi Angkutan Lebaran 2026. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran operasional perjalanan KA Jarak Jauh.

Dengan tingginya angka keberangkatan dan kedatangan tersebut, Kota Bandung kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di Jawa Barat. Mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode Lebaran diharapkan dapat berjalan dengan lancar berkat sinergi antara KAI, para pemangku kepentingan, dan seluruh pelanggan.

KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital resmi KAI dalam pemesanan tiket serta memastikan hanya membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES