TMMD  

Demi Air, Ternak Poliwu Menempuh Jarak Jauh, TMMD ke-128 Turun Tangan

MBD,NUSANTARAPOS,- Kekeringan yang melanda Desa Poliwu semakin dirasakan dampaknya oleh masyarakat, khususnya pada musim kemarau. Sumber air yang selama ini menjadi andalan warga kini mengalami penyusutan bahkan mengering, sehingga kebutuhan air sehari-hari menjadi sulit terpenuhi. Kondisi ini turut memengaruhi para peternak yang harus mencari sumber air lain demi kelangsungan ternak mereka.

Menyikapi hal tersebut, TNI melalui program TMMD ke-128 menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke lapangan. Komandan Satgas, Letnan Kolonel Nuriman Siswandi, hadir untuk meninjau kondisi sekaligus menyerap aspirasi warga guna mencari solusi yang tepat.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi persoalan yang ada, terutama terkait kebutuhan air yang menjadi hal mendasar bagi kehidupan warga,” ungkap Letkol Nuriman Siswandi.

Di sisi lain, salah satu peternak, Bapak Oleng Saiklela, menyampaikan bahwa pada musim kemarau, ternaknya harus berjalan hingga 9 kilometer untuk mendapatkan air. Kondisi ini tentu sangat berat dan berisiko terhadap kesehatan serta produktivitas ternak.

Dengan keterlibatan TMMD ke-128, masyarakat Desa Poliwu kini memiliki harapan baru. Mereka berharap langkah yang dilakukan dapat segera memberikan hasil, sehingga permasalahan air dapat teratasi dan kehidupan warga kembali berjalan dengan lebih baik.