GRESIK – Ke depan, program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan RTLH di Desa Slempit menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan perubahan positif.
Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, terus menunjukkan perkembangan positif di lapangan. Salah satu anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa proses plester dinding pada rumah milik Ibu Warni menjadi indikator nyata kemajuan pekerjaan yang kini semakin mendekati tahap penyelesaian.
Ia menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara gotong royong bersama warga untuk menjaga percepatan dan kualitas hasil. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (7/5/26).
Ibu Warni selaku penerima manfaat mengaku sangat bersyukur melihat rumahnya mulai berubah menjadi lebih layak huni. Ia menuturkan bahwa setiap tahapan yang dikerjakan membuat dirinya semakin yakin bahwa rumahnya akan segera selesai dan bisa ditempati dengan nyaman. “Saya sangat berterima kasih, rumah kami sekarang sudah jauh lebih baik,” ujarnya dengan penuh haru.
Sementara itu, Serda Arif selaku anggota Satgas TMMD menjelaskan bahwa tahap plester ini merupakan bagian penting dalam proses pembangunan RTLH sebelum masuk ke tahap finishing.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Satgas dan warga menjadi kunci utama keberhasilan di lapangan. “Kami akan terus kebut pengerjaan agar rumah ini segera rampung dan bisa segera dimanfaatkan oleh Ibu Warni dan keluarga,” pungkasnya.
TMMD ke-128 menghadirkan solusi nyata bagi persoalan hunian masyarakat. Program RTLH menjadi bukti kepedulian sosial TNI. Warga kini memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

