Tuban – Nusantarapos.co.id – Semangat gotong royong mewarnai kawasan Pantai Boom Tuban, Jumat pagi. Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan Bonang (SB) bersama berbagai elemen masyarakat turun langsung membersihkan kawasan pantai yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Tuban.
Kegiatan yang diawali dengan fun run bersama ini melibatkan personel Damkar, Dinas Kebersihan, nelayan, komunitas RX King, serta masyarakat umum. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat, Jum’at (5/6/2026).
Komandan Yonif TP 932 Sunan Bonang, Letkol Inf M. Hafidh Wahidiyas, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan keberadaan Yonif TP 932 Sunan Bonang kepada masyarakat Tuban.
“Fokus utama kami pagi ini adalah membantu kebersihan di kawasan Pantai Boom. Sebelum pembersihan, kami juga melaksanakan lari pagi bersama Damkar dan beberapa instansi lainnya. Selain itu, kami ingin memperkenalkan bahwa di Tuban sudah ada Batalyon Teritorial Pembangunan 932 Sunan Bonang,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan satuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, pihaknya siap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial maupun lingkungan yang berdampak positif bagi Kabupaten Tuban.
“Harapannya, ketika ada kegiatan-kegiatan khusus seperti kerja bakti, pembersihan lingkungan, maupun kegiatan sosial lainnya, kami siap membantu demi keberlangsungan hal-hal positif di Tuban,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yonif TP 932 Sunan Bonang mengerahkan sekitar 550 personel dari total kekuatan sekitar 614 anggota yang dimiliki. Jumlah besar itu sengaja diturunkan untuk memaksimalkan hasil pembersihan sampah dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Kami maksimalkan personel yang ada agar pembersihan bisa dilakukan secara menyeluruh dan hasilnya benar-benar terlihat,” katanya.
Lanjutnya, pemilihan Pantai Boom sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Letkol Hafidh menilai kawasan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu wajah Kabupaten Tuban yang berada tepat di pusat kota dan berhadapan dengan Alun-Alun Tuban.
“Pantai Boom merupakan ikon Tuban. Lokasinya berada di pusat perhatian masyarakat dan wisatawan. Kalau kawasan ini bersih dan tertata, tentu menjadi nilai tambah bagi daerah dan pemerintah,” terangnya pria asal Kediri ini.
Dari hasil pembersihan, sampah yang ditemukan didominasi limbah plastik. Sebagian besar diduga berasal dari kiriman laut maupun aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pantai.
“Sampah plastik masih mendominasi. Banyak yang berasal dari laut, tetapi tidak sedikit juga yang berasal dari aktivitas masyarakat sekitar. Ini menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
Karena itu, selain kegiatan bersih-bersih, pihaknya berencana menggelar sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi tanggung jawab bersama. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat sehingga Pantai Boom tetap bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan warga Tuban,” pungkasnya.
Diketahui, Yonif Teritorial Pembangunan 932 Sunan Bonang merupakan satuan yang dibentuk untuk mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kehadiran bataliyon ini diharapkan mampu memperkuat peran TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*/Fie).

