GOSIP  

Doktif Minta Richard Lee Tidak Pakai Wig Selama Masa Penahanan, Ini Alasannya

Jakarta, Nusantarapos – Dokter detektif atau Dokter Samira mempertanyakan penampilan Dokter Richard Lee (drl) yang masih menggunakan wig di dalam tahanan.

Diketahui, drl sedang menjalani masa perpanjangan tahanan selama 30 hari sejak 4 Juni hingga 3 Juli 2026 di Lapas Pemuda Tangerang. Dia ditahan atas laporan Doktif di Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Kesehatan.

Doktif mengatakan, “Wig itu sebenarnya tidak boleh digunakan di dalam sel karena bisa menyembunyikan senjata tajam, handphone apalah, tidak boleh. Jadi sebenarnya kecuali kacamata, karena kacamata tuh sebagai alat bantu melihat,” ujarnya saat Konferensi Pers di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Doktif sudah memperhatikan penggunaan wig tersebut, yakni ketika drl menghadiri Sidang Majelis Disiplin Profesi, dan saat drl menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Saat ini, berkas perkara drl juga sudah dinyatakan lengkap (P21) di Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dan akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang.

“Pada saat Doktif tanya, kita (penyidik) tidak tahu kalau dia menggunakan wig. Jadi untuk Kalapas Tangerang Kota tolong diselidiki,” pinta Doktif.

Dan penggunaan wig tersebut, kata Doktif, ada hubungannya dengan serum penumbuh rambut yang dijual drl.

“Serum penumbuh rambut yang dia jual tidak dapat dia terapkan di kepalanya sendiri. Jadi ini adalah salah satu bentuk kebohongan-kebohongan dan Doktif akan bongkar di depan Majelis Hakim Yang Mulia,” pungkasnya. (Arie)