DAERAH  

BAZNAS Sidoarjo Serahkan Gerobak Becak Pertama untuk Perkuat Usaha Pedagang Bakso

SIDOARJO, NUSANTARAPOS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menyerahkan bantuan gerobak becak lengkap kepada pedagang bakso keliling, Mardjadi, warga Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi, pada Senin (15/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat guna meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan usaha mikro.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum BAZNAS Sidoarjo, Drs. H. Ilhamuddin. Gerobak tersebut diserahkan lengkap dengan kompor, tabung LPG, peralatan masak, dan etalase, sehingga siap langsung digunakan berdagang.

“Sebelumnya Bapak Mardjadi berjualan menggunakan gerobak sewa. Melalui bantuan ini kami harap dapat mendorong kemandirian ekonomi. Semoga alat ini dimanfaatkan sebaik‑baiknya,” ujar Ilhamuddin.

Ia menjelaskan, dengan gerobak milik sendiri, seluruh keuntungan dapat dinikmati sepenuhnya. Selama masih menyewa, keuntungan yang diterima hanya sekitar 25 persen karena harus dibagi hasil. “Sekarang diharapkan hasilnya bisa utuh 100 persen untuk keluarga,” tambahnya.

Pemberian bentuk becak ini dipilih karena usia penerima sudah mencapai 60 tahun atau lanjut usia, sehingga lebih sesuai dibandingkan gerobak dorong. Nilai bantuan mencapai sekitar Rp 3 juta dan merupakan yang pertama kali disalurkan oleh BAZNAS Sidoarjo — sebelumnya bentuk bantuan berupa gerobak dorong.

“Bantuan bukan sekadar alat kerja, melainkan simbol harapan agar keluarga makin mandiri. Kami sudah banyak menyalurkan alat usaha, namun khusus becak ini baru pertama kali. Kami pastikan dana zakat, infak, dan sedekah benar‑benar memberi dampak nyata,” tegasnya.

Pemberdayaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS juga telah membantu menebus ijazah putrinya yang sempat tertahan di SMK PGRI 2 Sidoarjo pada April 2026 mendatang. Selanjutnya disiapkan penguatan modal usaha agar roda ekonomi makin kokoh.

Sementara itu, Mardjadi menyampaikan rasa syukur dan makin bersemangat bekerja. “Alhamdulillah sekarang punya gerobak sendiri. Untuk saat ini saya masih ikut mitra lama, karena belum memiliki modal tambahan,” ujarnya jujur namun penuh harapan.

Program ini merupakan wujud penyaluran dana ZIS secara produktif kepada mustahik yang berpotensi berwirausaha. BAZNAS Sidoarjo terus bergerak menjangkau pelaku usaha mikro agar amanah umat menjadi energi nyata yang menguatkan sendi kehidupan masyarakat. (Aryo).