JAKARTA, NUSANTARAPOS,- Sejumlah truk pengangkut sampah yang beroperasi di berbagai wilayah Kota Tanggerang terlihat mengalami kerusakan, terutama pada bagian bak kendaraan yang dinilai sudah tidak layak pakai. Sehingga tidak jarang, sampah tercecer di jalan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan yang setiap tahun dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sejumlah elemen masyarakat menilai anggaran tersebut seharusnya dapat mendukung pelayanan kebersihan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Jika melihat besarnya anggaran yang telah direalisasikan setiap tahun, kondisi armada yang masih rusak patut menjadi perhatian. Karena itu perlu dilakukan audit dan evaluasi terhadap realisasi belanja pemeliharaan serta keterlibatan pihak penyedia,” ujar Pengamat Publik dan Sosial Ley Bolon kepada wartawan, Jum’at (19/06/26).
Besarnya porsi anggaran tersebut, menurut Ley Bolon, perlu diimbangi dengan hasil nyata berupa peningkatan kualitas layanan persampahan dan kondisi armada yang layak operasional.
“Tentu perlu dipastikan apakah seluruh belanja tersebut telah sesuai peruntukan dan memberikan dampak terhadap kualitas armada yang digunakan sehari-hari,” Ujarnya.(Rizky Tile)




