Mahasiswa PBL III Posko Mcanre FKM Unhas Optimalkan Potensi Masyarakat dalam Upaya Pengendalian Hipertensi

Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Posko Kelurahan Macanre melaksanakan kegiatan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penyuluhan mengenai hipertensi di Posyandu Sumpang Ale sebagai bentuk upaya menjawab permasalahan hipertensi yang menjadi prioritas di Kelurahan Macanre.

Penetapan hipertensi sebagai masalah prioritas didasarkan pada hasil PBL I melalui analisis data primer dan data sekunder. Selanjutnya, pada PBL II mahasiswa melakukan pemetaan aset masyarakat yang menunjukkan bahwa sarana dan prasarana kelurahan, dukungan berbagai institusi, serta keterampilan yang dimiliki masyarakat dapat dimanfaatkan dalam upaya pengendalian hipertensi.

Sebagai tindak lanjut dari hasil tersebut, mahasiswa PBL III melaksanakan aksi pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi lokal yang tersedia. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai fasilitator, sementara senam dipandu oleh kader kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas, dan penyuluhan mengenai hipertensi disampaikan oleh petugas Puskesmas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama sebagai upaya mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Selanjutnya, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai hipertensi yang menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pengendalian faktor risiko untuk mencegah komplikasi penyakit.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Kelurahan Macanre yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah serta mengendalikan hipertensi melalui perubahan perilaku hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, kader kesehatan, dan Puskesmas dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan secara berkelanjutan. (Dewi)