Sepanjang bulan Juni 2026, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) SPACE Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lonjoboko, Kabupaten Gowa. Program tersebut menjadi langkah awal implementasi kegiatan yang dirancang untuk mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana longsor melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif.
Keikutsertaan SPACE FT-UH dalam PPK Ormawa tahun 2026 menjadi pengalaman perdana ormawa tersebut dalam kompetisi PPK Ormawa tingkat nasional. Meski demikian, komitmen, semangat, dan kerja keras yang ditunjukkan sejak proses penyusunan proposal hingga tahap seleksi berhasil mengantarkan Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH sebagai salah satu dari empat tim perwakilan Universitas Hasanuddin yang memperoleh pendanaan dan melaksanakan program pada tingkat nasional.
Mengusung nama tim LONTARA, Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH beranggotakan 15 mahasiswa program sarjana yang berasal dari berbagai program studi dan disiplin ilmu. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi kekuatan dalam membangun kolaborasi lintas keilmuan untuk menghadirkan solusi yang adaptif dalam mendukung terwujudnya Desa Lonjoboko sebagai desa yang lebih tangguh terhadap bencana.
Setelah melalui tahapan perencanaan dan penyusunan program, sepanjang bulan Juni lalu tim mulai merealisasikan berbagai agenda kegiatan yang telah dirancang bersama sebelumnya. Pelaksanaan program mendapat dukungan dari berbagai mitra melalui keterlibatan narasumber dari instansi terkait yang memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai mitigasi bencana longsor. Selain itu, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga dari berbagai kelompok usia turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan, mencerminkan terbangunnya sinergi yang baik antara tim dan masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian pada bulan Juni lalu adalah penyelenggaraan co-design mapping rawan longsor dan pembelajaran interaktif berbasis permainan bagi siswa sekolah dasar. Melalui metode belajar yang menyenangkan dan materi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar, anak-anak diperkenalkan pada karakteristik wilayah Desa Lonjoboko yang memiliki potensi bencana longsor serta dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan sejak dini. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan budaya kesiapsiagaan bencana dikalangan anak-anak.
Keberhasilan pelaksanaan program juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari ormawa SPACE, dosen pendamping, hingga perguruan yaitu Universitas Hasanuddin. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan selama pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi terhadap kinerja tim, penyediaan dukungan administratif dan logistik, bantuan pendanaan awal, serta penguatan koordinasi dengan berbagai mitra yang terlibat.
Melalui semangat kolaborasi yang terus dibangun, Tim PPK Ormawa SPACE FT-UH diharapkan mampu melanjutkan berbagai program pemberdayaan yang inovatif dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan Desa Lonjoboko sebagai desa konsevasi dan tangguh bencana.

