BANJARNEGARA,NUSANTARAPOS, – Di usianya yang telah menginjak 56 tahun, semangat Sartono tak kalah dengan para pekerja yang lebih muda. Dengan cekatan, ia menyusun batu demi batu, mengoleskan adukan semen, lalu merapikannya hingga membentuk talud yang kokoh di Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Keahliannya sebagai tukang batu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, Sabtu (18/07/2026).
Di bawah terik matahari, Sartono bekerja berdampingan dengan anggota Satgas TMMD dan warga lainnya. Tangannya yang telah puluhan tahun akrab dengan batu dan semen bergerak tanpa ragu. Setiap susunan batu dipastikan presisi agar talud yang dibangun mampu menahan pergerakan tanah dan melindungi badan jalan dari ancaman longsor.
Pelaksanaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa” menjadi momentum yang mempertemukan pengalaman masyarakat dengan semangat pengabdian prajurit TNI. Kolaborasi tersebut menghasilkan pekerjaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas.
Bagi Sartono, keterlibatannya dalam TMMD merupakan bentuk pengabdian kepada desa tempat ia dilahirkan dan dibesarkan. Ia merasa bangga karena ilmu dan keterampilannya masih dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Selama tenaga saya masih kuat, saya ingin ikut membantu. Talud ini nantinya akan digunakan oleh warga sendiri. Rasanya senang bisa ikut memberikan manfaat bagi desa,” ungkap Sartono sambil merapikan susunan batu yang baru dipasangnya.
Menurutnya, pembangunan talud sangat penting karena dapat menjaga kestabilan tanah, terutama saat musim penghujan. Dengan adanya talud yang kokoh, jalan desa akan lebih aman dilalui dan risiko longsor dapat diminimalkan.
Semangat Sartono menjadi inspirasi bagi warga lainnya. Meski usia tidak lagi muda, ia tetap hadir setiap hari di lokasi pembangunan. Pengalaman yang dimilikinya juga sering dibagikan kepada warga dan anggota Satgas TMMD, sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih efektif.
Suasana gotong royong begitu terasa di lokasi. Anggota Satgas TMMD membantu mengangkut material, sementara warga lainnya menyiapkan adukan semen dan batu. Tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, yakni mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi Desa Gumelem Kulon.
TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan, talud, maupun fasilitas umum lainnya. Program ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.
Di balik setiap batu yang disusun Sartono, tersimpan harapan agar desa semakin aman, nyaman, dan berkembang. Talud yang dibangun hari ini bukan hanya menjadi penahan tanah, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persatuan antara TNI dan rakyat.
Melalui semangat “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara bersama masyarakat terus membuktikan bahwa pembangunan yang dilakukan dengan gotong royong akan melahirkan hasil yang kuat, bermanfaat, dan mampu diwariskan kepada generasi mendatang.(Pendimbna).

