BANJARNEGARA, NUSANTARAPOS, – Baru lima hari sejak resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banjarnegara, H. Wakhid Jumali, Lc., semangat gotong royong dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara terus menunjukkan hasil nyata. Di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, pembangunan rabat beton yang menjadi sasaran utama TMMD telah mencapai progres 14 persen, Minggu (19/07/2026).
Sejak pagi, lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas anggota Satgas TMMD bersama masyarakat. Suara mesin molen yang terus berputar berpadu dengan derap langkah warga yang mengangkut pasir, batu, dan semen menggunakan angkong. Di sisi lain, anggota Satgas tampak sibuk menuangkan, meratakan, hingga merapikan adukan beton agar menghasilkan jalan yang kuat dan berkualitas.
Rabat beton yang dibangun memiliki panjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Meski baru memasuki hari kelima sejak pembukaan TMMD, capaian progres tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat mampu mempercepat proses pembangunan.
Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara, Kapten Inf Koko Suwarko, mengatakan bahwa perkembangan pekerjaan hingga mencapai 14 persen merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat yang setiap hari bergotong royong di lapangan.
“Alhamdulillah, dalam lima hari pelaksanaan TMMD progres pembangunan rabat beton sudah mencapai 14 persen. Capaian ini merupakan hasil sinergi yang baik antara anggota Satgas dan masyarakat. Kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang maksimal,” ujarnya.
Menurut Kapten Inf Koko Suwarko, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Antusiasme warga yang secara sukarela membantu mengangkut material, mengoperasikan peralatan, hingga meratakan beton memperlihatkan bahwa budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik di Desa Gumelem Kulon.
Ia menambahkan, TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal penting dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan mandiri.
Program TMMD Reguler ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa.” Tema tersebut tercermin dalam setiap aktivitas di lapangan. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menghadirkan akses jalan yang lebih baik demi meningkatkan kesejahteraan warga.
Keberadaan rabat beton sepanjang 737 meter ini nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses menuju berbagai fasilitas umum. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, akan berubah menjadi infrastruktur yang lebih kokoh dan nyaman digunakan.
Lima hari mungkin merupakan waktu yang singkat. Namun di Dusun Kunir, lima hari itu telah melahirkan kemajuan yang nyata. Setiap meter rabat beton yang terselesaikan menjadi simbol kerja keras, kebersamaan, dan pengabdian. Di balik angka progres 14 persen, tersimpan tekad seluruh anggota Satgas TMMD dan warga untuk terus menyatukan langkah membangun negeri, dimulai dari desa.(Pendimbna).

