Wujudkan Sekolah Aman, Mahasiswa KKN-PK UNHAS Gelar Edukasi “Remaja Cerdas Anti Bullying” di MTs SA Al-Ikhlas Wette’e, Kabupaten Sidenreng Rappang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Wette’e, Amalia Haq, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Remaja Cerdas Anti Bullying” di MTs SA Al-Ikhlas Wette’e, Kabupaten Sidenreng Rappang.

 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah. Edukasi dilakukan sebagai upaya preventif agar peserta didik mampu mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya, serta mengetahui cara mencegah dan melaporkannya apabila terjadi di lingkungan sekitar. Program pendidikan di sekolah merupakan salah satu langkah yang efektif dalam mencegah perilaku bullying dan memperkuat karakter siswa.

 

Sebanyak 25 siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, jenis-jenis bullying seperti fisik, verbal, sosial, dan siber (cyberbullying), dampak bullying terhadap korban maupun pelaku, serta pentingnya menumbuhkan sikap empati, saling menghormati, dan keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan penyampaian contoh kasus yang sering ditemui di lingkungan sekolah sehingga peserta lebih mudah memahami materi.

 

Amalia Haq menyampaikan bahwa remaja memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Menurutnya, bullying bukanlah sekadar candaan, melainkan perilaku yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental, rasa percaya diri, serta prestasi belajar korban. Oleh karena itu, setiap siswa diharapkan berani menjadi pelopor dalam menciptakan budaya saling menghargai dan tidak membiarkan tindakan bullying terjadi di lingkungan sekolah.

 

Pihak MTs SA Al-Ikhlas Wette’e menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam memberikan edukasi kepada peserta didik. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan karakter siswa dan upaya menciptakan sekolah yang aman, nyaman, serta ramah bagi seluruh warga sekolah.

 

Melalui program Remaja Cerdas Anti Bullying, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan yang mengedepankan sikap saling menghormati, peduli terhadap sesama, serta berani menghentikan segala bentuk perundungan. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal, baik dari segi akademik maupun sosial emosional.