TMMD  

Di Tengah Istirahat Canda Serma Supriyono dan Suryoko Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat di Lokasi TMMD

BANJARNEGARA, NUSANTARA POS – Pekerjaan membangun rabat beton memang menguras tenaga. Namun, di sela-sela kesibukan itu, terselip momen sederhana yang justru menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Di atas hamparan rabat beton yang mulai terbentuk, Serma Supriyono, anggota Satgas TMMD, tampak duduk bercengkrama bersama Suryoko (33), warga Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, saat waktu istirahat, Rabu (22/07/2026).

Senyum dan tawa mengiringi obrolan keduanya. Sesekali mereka memandang ke arah para pekerja yang masih merapikan pengecoran jalan. Meski hanya beberapa menit beristirahat, suasana hangat itu mencerminkan eratnya hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.

Obrolan mereka mengalir ringan, mulai dari perkembangan pembangunan desa, hasil panen warga, hingga harapan agar jalan rabat beton yang sedang dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Tidak ada jarak antara prajurit dan warga. Yang ada hanyalah kebersamaan dalam satu tujuan, yakni membangun desa agar lebih maju.

Bagi Serma Supriyono, momen istirahat bukan hanya untuk melepas lelah, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kedekatan seperti inilah yang menjadi kekuatan TMMD, di mana pembangunan fisik berjalan seiring dengan terbangunnya hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Suryoko pun mengaku senang dapat bekerja bersama anggota Satgas. Menurutnya, kehadiran TNI di Desa Gumelem Kulon tidak hanya membawa pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi warga untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.

Di sekitar mereka, pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 0,15 meter terus berlangsung. Jalan yang sebelumnya menjadi tantangan bagi mobilitas warga kini perlahan berubah menjadi akses yang lebih baik, membuka harapan baru bagi kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Suasana kekeluargaan yang tercipta selama TMMD menjadi bukti bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau banyaknya sasaran fisik yang diselesaikan. Lebih dari itu, keberhasilan TMMD juga tercermin dari semakin kuatnya rasa persaudaraan antara TNI dan masyarakat.

Di sela canda yang menghangatkan suasana, tersimpan semangat pengabdian yang tulus. Serma Supriyono dan Suryoko menunjukkan bahwa membangun desa bukan semata soal mengangkat material atau mencampur beton, melainkan juga tentang membangun kepercayaan, kebersamaan, dan kepedulian antarsesama.

Melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” setiap momen, termasuk waktu istirahat yang diisi dengan obrolan hangat, menjadi bagian dari mozaik kemanunggalan TNI dan rakyat. Dari Desa Gumelem Kulon, semangat itu terus tumbuh, menguatkan langkah bersama menuju desa yang lebih maju, sejahtera, dan penuh rasa persaudaraan.(Pendimbna).