Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja: Cegah Pernikahan Dini, Wujudkan Generasi Berkualitas

Sidenreng Rappang, 22 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Gelombang 69 Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Eduka Kesehatan Reproduksi Remaja: Cegah Pernikahan Dini, Wujudkan Generasi Berkualitas” pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Musholla UPT SMPN 2 Tellu Limpoe, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini digagas menyusul temuan bahwa angka kasus pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur di Kabupaten Sidenreng Rappang masih cukup tinggi. Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berupaya memberikan pemahaman sejak dini kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi serta risiko dan dampak dari pernikahan dini, sebagai salah satu langkah pencegahan di tingkat akar rumput.

Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi kelas 9 UPT SMPN 2 Tellu Limpoe, dengan pertimbangan bahwa usia remaja awal merupakan masa krusial untuk penanaman pemahaman mengenai kesehatan reproduksi sebelum memasuki jenjang pendidikan dan pergaulan yang lebih luas. Rangkaian kegiatan berlangsung dalam empat tahapan utama, dimulai dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta terkait kesehatan reproduksi dan pernikahan dini, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai kesehatan reproduksi remaja serta risiko dan dampak pernikahan dini, kemudian sesi tanya jawab yang memberi ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan mengklarifikasi hal-hal yang belum dipahami, dan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta setelah menerima materi.

Melalui rangkaian ini, peserta diharapkan mampu memahami dengan baik seluk-beluk kesehatan reproduksi serta tidak terlibat dalam kasus pernikahan dini karena telah memahami risiko dan dampaknya secara utuh. Bapak Ernal Haspriadi, S.E., Ak., selaku guru IPS sekaligus guru pendamping kegiatan di UPT SMPN 2 Tellu Limpoe, menyampaikan apresiasi terhadap program ini:

“Kegiatan ini sudah bagus dan sudah tepat sasaran, menyasar ke anak-anak SMP kelas 9 terkait kesehatan reproduksinya dan risiko dari pernikahan dini. Menurut saya sudah sangat baik, tapi sepertinya perlu juga pendalaman dalam hal psikologinya anak-anak ini karena sekarang yang terpenting adalah bagaimana penanaman karakter anak-anak sejak dini.”

Masukan ini menjadi catatan berharga bagi mahasiswa KKN-PK Unhas untuk turut mempertimbangkan aspek psikologis dan pembentukan karakter remaja dalam program-program edukatif berikutnya.

Ke depan, melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin berharap dapat berkontribusi nyata dalam menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Sidenreng Rappang, sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang lebih sadar akan kesehatan reproduksi dan siap menyongsong masa depan yang berkualitas