Program Edukasi Diabetes Mellitus Melalui Permainan “Card Match Diabetes” Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Sejak Dini di SDN 182 Barru

Barru, 24 Juli 2026 – Mencegah diabetes melitus dapat dimulai sejak usia sekolah melalui penerapan pola hidup sehat. Sebagai bentuk upaya mendukung hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Balusu melaksanakan program kerja “Edukasi Diabetes Melitus melalui Permainan Card Match Diabetes sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Sejak Dini” di SDN 182 Barru, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–08.30 WITA ini diikuti oleh 15 siswa kelas V.

Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai diabetes melitus melalui metode pembelajaran yang menarik dan interaktif. Memadukan penyampaian materi dan permainan edukatif diharapkan siswa tidak hanya memahami apa itu diabetes melitus, tetapi juga mampu mengenali gejala, penyebab, serta langkah-langkah pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin kepada para siswa. Selanjutnya, siswa mengerjakan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai diabetes melitus. Setelah itu, penanggung jawab program menyampaikan materi edukasi secara interaktif menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Materi yang diberikan meliputi pengertian diabetes melitus, perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2, gejala, penyebab, cara pencegahan, pentingnya membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, pentingnya melakukan aktivitas fisik, serta penerapan pola hidup sehat sejak dini. Selama penyampaian materi, siswa diajak berdiskusi dan menjawab berbagai pertanyaan sederhana sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif, komunikatif, dan menyenangkan.

Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan Card Match Diabetes, yaitu permainan mencocokkan pasangan kartu dari kumpulan kartu yang dibalik dan dilakukan secara bergantian. Permainan ini membantu siswa mengingat kembali informasi yang telah dipelajari dengan cara yang menyenangkan sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, siswa kembali mengerjakan post-test dengan pertanyaan yang sama seperti pada pre-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah mengikuti edukasi dan permainan.

Penanggung jawab program, Andi Nur Azizah Batari Alam, mengatakan bahwa edukasi mengenai diabetes melitus perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar mengingat semakin meningkatnya kasus diabetes pada anak dalam beberapa tahun terakhir.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada adik-adik bahwa diabetes melitus tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Diabetes melitus dapat dicegah sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat. Kami berharap mereka memahami pentingnya membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, rutin beraktivitas fisik, serta mulai membiasakan diri menjaga kesehatan sejak sekarang agar dapat terhindar dari risiko diabetes di masa depan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 15 siswa kelas V mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias. Mereka aktif menjawab pertanyaan dari pemateri, serta bersemangat mengikuti permainan Card Match Diabetes. Suasana belajar yang dikemas dalam bentuk permainan membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan partisipasi mereka selama proses edukasi.

Salah seorang siswa kelas V SDN 182 Barru menyampaikan bahwa kegiatan edukasi tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai diabetes melitus dengan cara yang menyenangkan.

“Hari ini seru, Kak. Saya jadi tahu apa itu diabetes, soalnya sebelumnya belum pernah tahu. Main kartunya juga seru karena saya jadi lebih mudah ingat sama materi yang dijelaskan. Sekarang juga tahu kalau makanan dan minuman manis tidak boleh kebanyakan setiap hari,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada siswa yang aktif menjawab pertanyaan selama sesi edukasi serta kepada siswa yang paling cepat dan tepat mencocokkan pasangan kartu pada permainan Card Match Diabetes. Setelah itu, seluruh peserta dan mahasiswa melakukan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Melalui program Edukasi Diabetes Melitus melalui Permainan Card Match Diabetes, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap siswa SDN 182 Barru memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai diabetes melitus dan termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Dengan meningkatnya pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan, diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang lebih peduli terhadap pencegahan penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus.